Minta Rokok sambil Cekik Pelanggan Warung, Warno Tewas Dihakimi Warga

Agung Sandy Lesmana
Minta Rokok sambil Cekik Pelanggan Warung, Warno Tewas Dihakimi Warga
Lokasi mayat Warno setelah dihakimi massa. (Beritajatim.com)

Dengan berjalan sempoyongan, pria itu meminta rokok sambil membanting gelas dan merusak kursi.

Suara.com - Seorang pria setengah telanjang di kawasan Dusun Pasatan, Desa Cokrowati, Kecamatan Tambakboyo, Kabupaten Tuban, Jawa Timur ditemukan tewas dengan kondisi bersimbah darah.

Pria yang diketahui bernama Warno (35) tewas diduga akibat dikeroyok oleh puluhan warga yang kesal dengan perbuatannya setelah merusak warung dan juga motor. Aksi perusakan itu diduga karena Warno sedang mabuk pada Jumat (7/6/2019) malam.

Dilansir Beritajatim.com, Minggu (9/6/2019), Warno awalnya mendatangi warung milik Jimin. Dengan berjalan sempoyongan, pria itu meminta rokok sambil membanting gelas dan merusak kursi.

Setelah dari warung milik Jimin, Warno kembali mendatangi warung lain, yakni milik Hartono yang juga berada di desa tersebut. Saat sampai di warung kedua itu, pria yang tidak memakai baju itu kemudian kembali marah-marah dan melakukan penganiayaan terhadap pelanggan warung.

“Saat berada di warung ke dua, yang bersangkutan itu marah-marah. Kemudian mencekik leher dan memukul salah satu pelanggan warung yang bernama Sujari,” ungkap Kasat Reskrim Polres Tuban AKP Mustijat Priyambodo.

Tak puas menganiaya pengunjung warung kopi itu, Warno kembali berulah dengan merusak sepeda motor yang juga ada di warung kopi tersebut. Yakni motor itu milik dari Fredik yang saat itu juga sedang ngopi di warung milik Hartono.

“Atas perbuatan Warno itu, mereka tidak terima. Kemudian melakukan pengeroyokan ,” kata dia. 

Setelah dikeroyok beberapa orang di lokasi warung kopi, Warno sempat lari dari warga yang sudah dalam kondisi terbakar amarah akibat perbuatannya itu. Meski sempat kabur, puluhan warga akhirnya berhasil menangkap pelaku dan menghajarnya sampai tewas. 

“Akibat kejadian tersebut akhirnya Warno meninggal dunia di Tempat Kejadian Perkara (TKP). Kami telah melakukan olah TKP, dan untuk jenazah saat ini masih di RSUD untuk dilakukan autopsi,” pungkasnya.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS