Pura-pura Jadi Pegawai MA, Agus Tipu Rekan Saudaranya yang Mau Jadi Polisi

Pelatihan khusus tersebut yakni memberi program lari dan renang. Karena program latihan dan surat tugas, keluarga Rohman pun percaya dan transfer sampai Rp 600 juta.

Agung Sandy Lesmana
Senin, 05 Agustus 2019 | 22:38 WIB
Pura-pura Jadi Pegawai MA, Agus Tipu Rekan Saudaranya yang Mau Jadi Polisi
Agus Paidi (61), tersangka kasus penipuan dengan modus sebagai pegawai MA. (beritajatim.com).

SuaraJatim.id - Polisi telah meringkus warga bernama Agus Paidi (61) lantaran melakukan penipuan dengan modus berpura-pura pegawai Badan Investigasi Mahkamah Agung (BI MA). Lewat modus itu, Agus menipu rekan saudaranya yang hendak mau ingin menjadi polisi.

Dengan dalih bisa meloloskan pemuda bernama Saiful Rohman (18) masuk korps Bhayangkara, Agus meminta kepada orang tua korban uang sebesar Rp 600 juta.

Kanit Reskrim Polrestabes Surabaya Iptu Bima Sakti menjelaskan, pelaku sampai saat ini mengaku hanya sekali menipu orang. Meski demikian, pihak kepolisian tak percaya dan akan melakukan penyelidikan lebih lanjut.

Sebab, tak surat dan kartu nama milik pelaku tercetak banyak sehingga diindikasi menelan korban banyak.

Baca Juga:Namanya Dicatut Penipuan, Wali Kota Solo Minta Polisi Kembangkan Kasus

"Kami masih jalani pemeriksaan lebih lanjut. Jika memang ada korban lain warga bisa melaporkan kepolisian,” kata Bima seperti dikutip dari Berijatim.com, Senin (5/8/2019).

Agus pun mengaku, awal berpura-pura sebagai pegawai MA setelah mendengar keluarga korban yang hendak memasukkan Saiful ke intitusi kepolsiian setelah lulus sekolah.

“Karena dengar itu, saya berinisiatif menjadi petugas Badan Investigasi Mahkamah Agung yang bisa membawanya (korban) jadi polisi," kata Agus.

Tak hanya meyakinkan korban dengan membuat id petugas BI MA, surat tugas untuk wilayah Jawa Timur juga ia buat. Bahkan, pelaku juga membuat yakin sang korban dengan memberikan pelatihan khusus.

Pelatihan khusus tersebut yakni memberi program lari dan renang. Karena program latihan dan surat tugas, keluarga Rohman pun percaya dan transfer sampai Rp 600 juta.

Baca Juga:Jadi Korban Penipuan, Pria Ini Pilih Santet Daripada Lapor Polisi

“Saya yakinkan korban biar mau transfer uang terus. Uang dikirim secara bertahap, bukan transfer tunai Rp 600 juta sekaligus,” kata dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Statistika dan Peluang
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 9 SMP dengan Kunci Jawaban dan Penjelasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Fiksi dan Eksposisi dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Geometri dan Pengukuran Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Hoki Kamu? Cek Peruntungan Shiomu di Tahun Kuda Api 2026
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Tipe Wanita Alpha, Sigma, Beta, Delta, Gamma, atau Omega?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Motor Impian Paling Pas dengan Gaya Hidup, Apakah Sudah Sesuai Isi Dompetmu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Transformasi Geometri dan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak