Kasus Kepemilikan Ganja Basis Boomerang Dilimpahkan ke Kejari Surabaya

Pada Kamis (8/8/2019), berkas perkara Henry sudah dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Surabaya, Jawa Timur.

Chandra Iswinarno
Kamis, 08 Agustus 2019 | 17:03 WIB
Kasus Kepemilikan Ganja Basis Boomerang Dilimpahkan ke Kejari Surabaya
Basis band Boomerang, Hubert Henry Limahelu, saat di kantor Kejari Surabaya. [Suara.com/Dimas Angga P]

SuaraJatim.id - Kasus kepemilikan ganja seberat 6,7 gram yang menjerat Basis band rock Boomerang, Hubert Henry Limahelu memasuki babak baru.

Pada Kamis (8/8/2019), berkas perkara Henry sudah dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Surabaya, Jawa Timur.

Hal tersebut disampaikan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Ali Prabowo di Kota Surabaya. Ia mengemukakan penyidik dari Polrestabes Surabaya sudah melimpahkan data dan barang bukti, serta tersangka ke Kejari Surabaya.

"Hari ini tahap keduanya, cuma belum tahu jam berapa, karena belum ada info dari penyidik," ujarnya.

Baca Juga:Pakai Ganja untuk Kesehatan, Basis Boomerang Berpesan ke Presiden Jokowi

Sementara itu, Penasehat Hukum Henry, Rudy Wedhaswara membenarkan pelimpahan tahap kedua kliennya ke jaksa penuntut umum.

"Benar mas, hari ini dilimpahkan ke jaksa. Sekarang saya menuju Kejari Surabaya," ungkapnya.

Untuk diketahui, Hubert Henry Limahelu alias Henry Boomerang ditangkap Satresnarkoba Polrestabes Surabaya di rumahnya pada Senin (17/6/2019) pukul 03.00.

Dia ditetapkan tersangka atas dugaan kepemilikan ganja seberat 6,7 gram. Penangkapan Henry ini diawali dari penangkapan bandar ganja bernama Dimas Prasetyo, warga Jalan Wisma Lidah Kulon. Pengakuan tersangka Dimas yang akhirnya membuat Henry ditangkap. Henry ditangkap usai manggung di Grand City Mall.

Selain Henry, Polisi juga mengamankan lima orang lainnya yang merupakan pemesan ganja dari bandar yang sama.

Baca Juga:Pakai Ganja, Basis Boomerang Ditangkap Polisi

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, Henry dan lima orang lainnya dijerat Pasal 114 ayat 1 subs Pasal 111 ayat 1 Pasal 127 UU No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Dengan ancaman pidana penjara minimal 4 tahun atau maksimal 15 tahun.

Kontributor : Dimas Angga Perkasa

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak