Dua Polisi Dibacok saat HUT RI, Warga Kini Diperiksa Masuk Polsek Wonokromo

Agung Sandy Lesmana
Dua Polisi Dibacok saat HUT RI, Warga Kini Diperiksa Masuk Polsek Wonokromo
Petugas perketat penjagaan pasca aksi pembacokan dua polisi di Mapolsek Wonokromo. (Dimas).

Ia juga membenarkan adanya pemeriksaan terhadap barang bawaan, terlebih lagi pada masyarakat yang akan melapor atau membuat SKCK.

Suara.com - Aparat Mapolsek Wonokromo, Jawa Timur sempat memperketat penjagaan setelah aksi pembacokan terhadap dua anggota polisi yang dilakukan pelaku bernama Imam Mustofa. Aksi penyerangan itu terjadi saat peringatan HUT Kemerdekaan RI ke-74 pada Sabtu (17/8/2019).

Beberapa anggota Kepolisian tampak berjaga di depan Mapolsek, dan memeriksa barang bawaan warga yang akan membuat pelaporan kehilangan, ataupun yang akan membuat SKCK, Senin (19/8/2019).

Wakil Kepala Polisi Sektor (Wakapolsek) Wonokromo, AKP Arif Suharto, mengatakan penjagaan sama seperti sebelumnya.

"Pasca terjadinya kemarin sampai sekarang, kami melakukan seperti biasa," ujar Arif. S saat ditemui wartawan. 

Selain itu, sempat ada penambahan personel untuk memperketat penjagaan di sekitar Mapolsek Wonokromo.

Petugas perketat penjagaan pasca aksi pembacokan dua polisi di Mapolsek Wonokromo. (Dimas).
Petugas perketat penjagaan pasca aksi pembacokan dua polisi di Mapolsek Wonokromo. (Dimas).

"Kemarin pasca kejadian, memang ada penambahan pasukan dari Polrestabes Surabaya, Tim Respati. Tapi sekarang sudah normal kembali," kata dia.

Ia juga membenarkan adanya pemeriksaan terhadap barang bawaan, terlebih lagi pada masyarakat yang akan melapor atau membuat SKCK.

Diketahui, Imam Mustofa, pelaku pembacokan melakukan aksi penyerangan dengan cara berpura-pura membuat laporan di Mapolsek Wonokromo.  Sesampainya pada pukul 17.00 WIB, Imam lalu mengeluarkan senjata tajam dan membacok dua anggota polisi yang sedang berjaga di Mapolsek Wonokromo. 

Dari barang bawaan pelaku, polisi menemukan sebilah pisau penghabisan, satu celurit, satu ketapel dengan amunisi kelereng, satu senjata api gas gun hitam, satu kaos warna hijau dan juga satu lembar setengah kertas berlogo ISIS.

Kontributor : Dimas Angga Perkasa

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS