Mayat Orok Mengambang di Kali Genteng, Gegerkan Warga Gemblongan Surabaya

Chandra Iswinarno
Mayat Orok Mengambang di Kali Genteng, Gegerkan Warga Gemblongan Surabaya
Ilustrasi mayat bayi. [Shutterstock]

Saat itu kondisi bayinya sudah membengkak dan beraroma busuk, sehingga warga tidak berani mengangkat mayat tersebut.

Suara.com - Warga Gemblongan digegerkan temuan jasad orok yang mengambang di Kali Genteng Kelurahan Alon-alon Contong Kecamatan Bubutan Kota Surabaya pada Selasa (17/9/2019) sekira pukul 13.00 WIB.

Orok yang diduga hasil hubungan gelap tersebut ditemukan terbungkus kain merah dan plastik warna hitam. Seorang warga sekitar Hotiyeh (60) mengatakan setelah melihat adanya orok mengambang warga kemudian meminggirkannya.

"Tadi ada mayat bayi mengambang, sama orang-orang dipinggirkan biar enggak jauh terhanyut," ujar Hotiyeh.

Ia melanjutkan, saat itu kondisi bayinya sudah membengkak dan beraroma busuk, sehingga warga tidak berani mengangkat mayat tersebut.

"Sudah membusuk, jadi anak-anak enggak ada yang berani mengangkat dari sungai. Cuma ditahan saja pakai kayu," katanya.

Kapolsek Bubutan AKP Priyanto mengatakan mayat orok ini diduga dari hasil pengguguran.

"Usia orok diperkirakan enam bulan kandungan, dan sudah lama berada di dalam air, sehingga tubuhnya membengkak," ujarnya.

Kontributor : Dimas Angga Perkasa

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS