Unik! Di Kampung Ini, Setiap Rumah Warga Punya Musala Dari Kayu

Untuk mendirikan musala yang terbuat dari kayu tersebut, warga biasanya merogoh kocek mulai paling murah sekitar Rp 50 juta.

Chandra Iswinarno
Minggu, 27 Oktober 2019 | 04:55 WIB
Unik! Di Kampung Ini, Setiap Rumah Warga Punya Musala Dari Kayu
Setiap rumah di Kampung Tenjui, Desa Mukte Sareh, Kecamatan Kedungdung, Kabupaten Sampang memilki musala. [Beritajatim.com]

SuaraJatim.id - Lazimnya di desa atau dusun biasanya memiliki beberapa musala untuk tempat salat dan mengaji, namun pemandangan berbeda akan didapat saat mengunjungi Kampung Tenjui, Desa Mukte Sareh, Kecamatan Kedungdung, Kabupaten Sampang.

Lantaran di kampung tersebut, setiap rumah pasti memiliki musala. Keunikan tersebut terlihat lantaran di depan atau samping rumah kerap ditemukan musala yang terbuat dari kayu dengan ukuran lebar dan bagus.

"Di kampung kami ini, musala bukan hanya untuk salat dan mengaji. Tetapi, juga bagian dari tempat untuk menemui serta menjamu tamu,” kata warga Kampung Tenjui Naim (50) seperti diberitakan Beritajatim.com-Jaringan Suara.com pada Sabtu (26/10/2019).

Untuk mendirikan musala yang terbuat dari kayu tersebut, warga biasanya merogoh kocek mulai paling murah sekitar Rp 50 juta. Pun harga tersebut tergantung dari ukuran dan bahan kayu yang digunakan.

Baca Juga:SMPN di Cirebon Ambruk Telan Korban Luka, Kegiatan Belajar Pindah ke Musala

“Kalau punya saya ini sekitar Rp 70 juta, karena bahannya semua dari kayu jati,” katanya.

Senada dengan Naim, warga lainnya Fadi (40) menjelaskan keberadaan bangunan musala yang terpisah dengan rumah induk sudah menjadi tradisi di kampungnya.

“Selain memang sudah menjadi tradisi, kalau ada musala di depan rumah atau di samping rumah, mengingatkan kita untuk salat. Tetapi perlu diketahui, setiap musala tidak mengumandangkan azan dan tetap makmum kepada masjid terdekat,” ujarnya.

Terpisah, Wakil Ketua Komisi II DPRD Sampang Alan Kaisan mengaku kagum dengan situasi di Kampung Tenjui. Menurutnya, wilayah tersebut layak dijadikan kampung wisata karena banyak bangunan-bangunan rumah kuno asli Madura yang masih terawat.

“Bangunan rumah maupun musala di Kampung Tenjui ini masih asli, banyak rumah-rumah kuno yang terbuat dari kayu. Ke depan kami akan berkoordinasi dengan Disporabudpar agar ada perhatian khusus kepada warga Tenjui, apalagi nanti bisa dikelola menjadi objek wisata,” katanya.

Baca Juga:Disebut Segel Musala dan Larang Warga Salat, Kades di Sulut Viral

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak