Balita Tewas Diduga Dianiaya Ayah Tiri, Sempat Dipanaskan di Atas Kompor

"Terjadinya luka lebam tersebut dan juga robeknya lambung dari korban ini masih dalam proses penyidikan."

Reza Gunadha
Kamis, 31 Oktober 2019 | 16:47 WIB
Balita Tewas Diduga Dianiaya Ayah Tiri, Sempat Dipanaskan di Atas Kompor
Ilustrasi

SuaraJatim.id - Tabir kejanggalan kematian balita usia tiga tahun di Malang Jawa Timur, Agnes Arnelita, mulai tersingkap. Hasil autopsi menyatakan ada luka robek di lambung korban hingga mengalami perdarahan.

Kapolres Malang Kota Ajun Komisaris Besar Polisi Dony Alexander mengatakan, berdasarkan keterangan dokter yang melakukan autopsi di Instalasi Kedokteran Forensik Rumah Sakit Saiful Anwar Malang, korban mengalami perdarahan pada organ dalam, tepatnya lambung. Kuat dugaan akibat alami tekanan yang sangat keras.

"Terjadinya luka lebam tersebut dan juga robeknya lambung dari korban ini masih dalam proses penyidikan. Terkait masalah apakah itu dengan tangan kosong, apakah itu dengan alat atau benda tumpul ini masih dalam proses penyidikan," kata Dony ditemui awak media di Rumah Sakit Saiful Anwar Malang, Kamis (31/10/2019).

Disinggung adanya luka bakar, Dony menyatakan ada unsur tindakan tidak berperikemanusiaan.

Baca Juga:Balita Dibunuh Ayah Tiri, Andai Ibu Tak Cabut Kesaksiannya....

Hasil interogasi sementara, terlapor yang juga ayah tiri korban Egy Age Anwar (36) mengakui sejumlah hal.

"Penyidikan awal ya memang calon tersangka yang sudah ditangkap, mengaku melihat korban tenggelam dalam bak mandi. Kemudian diangkat, menggigil, dibalurkan minyak angin. Lantas dihangatkan di atas kompor yang ada di rumah," kata dia.

"Namun ini kan hanya keterangan tersangka. Hasil autopsi sudah jelas memang tidak ada sama sekali penyebab kematian akibat dari tenggelam ataupun dari masuknya air," kata dia.

Sebelumnya diberitakan, Agnes Arnelita, balita berusia 3 tahun meninggal diduga tak wajar di rumahnya, Kompleks Tlogowaru Indah D14, Kota Malang, Jawa Timur. Kuat dugaan Agnes dianiaya hingga tewas oleh ayah tirinya, Egy Age Anwar (36).

Semula, Agnes disebut meninggal karena tenggelam di bak mandi rumahnya. Gadis cilik itu diklaim luput dari pengawasan, karena ayah tirinya sibuk mengasuh adik Agnes yang berusia 2 bulan.

Baca Juga:Balita Dibunuh Ayah Tiri, Sering Dianiaya Sejak Belum Bisa Jalan

Namun, kecurigaan muncul saat keluarga hendak memandikan jenazah Agnes. Ditemukan beberapa luka diduga bekas penganiayaan di tubuhnya.

Luka-luka itu seperti lebam dan luka bakar. Keluarga memutuskan melaporkan hal itu ke Polsek Tajinan.

Kapolsek Tajinan Ajun Komisaris Hadi Puspito membenarkan pihaknya menerima laporan resmi tersebut. Pihaknya lantas membawa jenazah ke Puskesmas terdekat.

"Di sana, ditemukan bekas luka bakar di kaki kanan, lebam di bagian punggung, belakang kepala, dan dahi. Kami juga menduga kuat adanya kekerasan atau penganiayaan terhadap korban sebelumnya," kata Hadi, Kamis (31/10/2019).

Ia melanjutkan, pelaporan dilakukan oleh keluarga besar Hermin Susanti atau ibu kandung korban, warga Desa Tajinan, Kabupaten Malang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini