Murka Jalan ke Rumah Ditutup, Budiarta Bacok Aki-aki hingga Banjir Darah

Agung Sandy Lesmana
Murka Jalan ke Rumah Ditutup, Budiarta Bacok Aki-aki hingga Banjir Darah
Ilustrasi. (Shutterstock)

Menurutnya, dari pemeriksaan awal motif pelaku melakukan aksinya karena menaruh dendam terhadap korban yang tidak memberikan akses jalan keluar masuk ke rumah pelaku.

SuaraJatim.id - Lelaki paruh baya bernama I Ketut Belongkoran (70) asal Banjar Dinas Darmawinangun, Desa Tianyar, Kubu Karangasem harus mendapatkan perawatan secara intensif di rumah sakit akibat mengalami sejumlah luka tebas pada bagian wajah dan punggung.

Dikutip dari Beritabali.com--jaringan--Suara.com, tragedi yang menimpa korban terjadi pada Sabtu (28/12/2019) sekitar pukul 16.30 WITA.

Saat itu, Korban sedang berada di tengah tegalan miliknya yang berada di sebelah timur rumah pelaku, I Kadek Budiarta (30).

Kasat Reskirm Polres Karangasem, AKP Losa Lusiano Araujo membenarkan peristiwa berdarah tersebut ketika dikonfirmasi pada Senin (30/12/2019).

"Ya benar, kejadiannya hari Sabtu lalu dan saat ini pelaku sudah diamankan di Polsek Kubu," ujarnya.

Saat sedang duduk - duduk, tiba-tiba dari arah belakang datang pelaku dan langsung menebas punggung korban menggunakan pedang.

Korban sempat berbalik arah namun nahas pelaku kembali mengayunkan pedang dan mengenai bagian wajah korban.

Korban yang sudah bersimbah darah sempat berusaha untuk merampas pedang yang dibawa pelaku, sebelum akhirnya berlari menuju ke rumahnya yang berjarak sekitar 500 meter dari lokasi kejadian untuk meminta pertolongan.

Menurutnya, dari pemeriksaan awal motif pelaku melakukan aksinya karena menaruh dendam terhadap korban yang tidak memberikan akses jalan keluar masuk ke rumah pelaku.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS