alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Geger Coretan 'Bubarkan Negara' di Underpass, Jasa Marga: Berbau Makar!

Agung Sandy Lesmana Sabtu, 11 April 2020 | 19:00 WIB

Geger Coretan 'Bubarkan Negara' di Underpass, Jasa Marga: Berbau Makar!
Dinding Underpass Karangploso di Kabupaten Malang, Jawa Timur, kembali dicorat-coret atau vandalisme yang dilakukan oknum tak bertanggung jawab. (Ist/Beritajatim)

"Kami masih mencari siapa pelakunya, jika ketemu akan diproses secara hukum apalagi sudah berbau makar, kata dia.

SuaraJatim.id - Warga di Kabupaten Malang, Jawa Timur kembali digegerkan dengan aksi vandalisme yang dilakukan pelaku misterius. Kali ini, aksi mencorat-coret itu terjadi di Underpass Karangploso.

Seperti diwartakan Berita Jatim, Sabtu (11/4/2020), coretan di dinding underpass itu, yakni Bubarkan Negara dan Rakyat Tidak Butuh Negara.

"Di dinding Underpass ada tulisan, saya mendapat laporan dari pihak Kepolisian sekitar pukul 9 pagi tadi. Saya kaget ini tulisannya makar soalnya gak main-main,” kata General Operasi PT Jasa Marga Tol Malang-Pandaan, Indrawan Agusto, Sabtu.

Dinding Underpass Karangploso di Kabupaten Malang, Jawa Timur, kembali dicorat-coret atau vandalisme yang dilakukan oknum tak bertanggung jawab. (Ist/Beritajatim)
Dinding Underpass Karangploso di Kabupaten Malang, Jawa Timur, kembali dicorat-coret atau vandalisme yang dilakukan oknum tak bertanggung jawab. (Ist/Beritajatim)

Terkait kasus ini, pihak Jasa Marga pun langsung melaporkan teror pelaku vandalisme itu kepada polisi setempat. Menurutnya, pelakunya saat ini masih diselidiki. 

Baca Juga: Biduan Dangdut Tewas Terlentang di Dapur, Terkuak dari Kecurigaan Suami

“Kami masih mencari siapa pelakunya, jika ketemu akan diproses secara hukum apalagi sudah berbau makar,” kata dia. 

Peristiwa pencoretan dinding Underpass ini, tambah Indrawan, merupakan peristiwa yang kesekian kalinya, namun hingga kini pihak kepolisian dan PT Jasa Marga belum bisa mengungkap siapa oknum pengendara yang mencoret dinding Underpass tersebut.

“Hingga kini belum ada yang ketemu, di sana tidak ada CCTV. Kami juga tidak bisa mengawasi 24 jam. Untuk itu, ingin pemerintah daerah setempat untuk memperhatikan underpass ini,” kata dia. 

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait