Gegara Pohon Petai Kena Tahi Sapi, Askur Tebas Leher Tetangga hingga Tewas

Agung Sandy Lesmana
Gegara Pohon Petai Kena Tahi Sapi, Askur Tebas Leher Tetangga hingga Tewas
Ilustrasi pembunuhan menggunakan celurit atau carok. [shutterstock]

Tadi tidak ada yang berani melerai hingga keduanya roboh."

SuaraJatim.id - Gara-gara pohon petai miliknya kena pembuangan kotoran sapi dan rumput, Askur (46) membacok Farit (40), tetangganya di Dusun Sepuran RT 19/RW 07 Desa Wonorejo Kecamatan Kedungjajang, Selasa (26/5/2020).

Dilaporkan Beritajatim.com, aksi pembacokan itu berawal saat korban sedang membersihkan kotoran sapi dan rumput di kandang ternaknya. Kemudian pelaku mendapati Farit membuang kotoran mengenai pohon petai sebagai batas lahannya.

Keduanya kemudian terlibat adu mulut dan pertengkaran dan berujung mengajak carok. Keduanya berduel hingga roboh bersimbah darah.

Pihak kedua keluarga yang mencoba melerai tidak berani lantaran saling bacok.

“Tadi tidak ada yang berani melerai hingga keduanya roboh,” kata salah satu warga.

Farit mengalami luka leher dan bagian belakang tubuhnya hingga akhirnya menghembuskan nafas terakhir. Sebaliknya, Askur juga mengalami luka sabetan.

"Farit meninggal dunia saat dibawa ke Rumah sakit,” kata Kasat Reskrim Polres Lumajang, AKP Masykur.

Buntut dari duel tersebut, polisi telah menyita barang bukti dua buah celurit dan telah memeriksa saksi yang mengetahui kejadian.

“Kami tunggu dulu semua membaik, biar kami mudah memproses hukumnya,” kata dia.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS