Indeks Terpopuler News Lifestyle

Ikuti Rapat Paripurna LKPJ Bupati Jember, Anggota DPRD Ini Pakai Pelampung

Chandra Iswinarno Senin, 08 Juni 2020 | 18:41 WIB

Ikuti Rapat Paripurna LKPJ Bupati Jember, Anggota DPRD Ini Pakai Pelampung
Anggota DPRD Jember David Handoko Seto mengenakan pelampung dan masker bergambar senyuman saat membacakan rekomendasi dalam rapat paripurna pada Senin (8/6/2020). [Laman Youtube DPRD Jember]

Keduanya, mengenakan pelampung berwarna orange sebagai bentuk kritik pada kebijakan Bupati Jember Faida.

SuaraJatim.id - Dua anggota DPRD Jember menggunakan pelampung saat berlangsungnya Rapat Paripurna Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Jember tahun 2019 yang digelar Senin (8/6/2020).

Keduanya anggota DPRD yang menggunakan pelampung, diketahui adalah Ketua Komisi C David Handoko Seto dan Ketua Fraksi PDI Perjuangan Edy Cahyo Purnomo. Keduanya, mengenakan pelampung berwarna orange sebagai bentuk kritik pada kebijakan Bupati Jember Faida.

"Mohon maaf kalau saya pakai pelampung, karena saya takut sebentar lagi DRPD Jember tenggelam," kata David Handoko Seto saat membacakan LKPJ di hadapan peserta rapat paripurna.

David menjelaskan prihatin dengan banyaknya kebijakan Bupati Jember yang dinilai tidak benar. Seperti pengadaan pelampung bagi nelayan pada tahun 2018 yang baru dibagikan tahun 2020 menjelang pemilihan bupati.

"Seperti pengadaan pelampung itu kebijakan ngawur, kalau tidak percaya silakan tanyakan pada penerima," katanya.

Selain mengenakan pelampung, David juga menggunakan masker dengan gambar karakter tersenyum. Hal tersebut menggambarkan hubungan Pemkab dan DPRD Jember yang ditertawakan karena kerap tidak sejalan.

"Gambar masker ini mungkin lucu, gambar orang tersenyum karena di luar sana, pemerintah dan DPRD Jember ditertawakan masyarakat. Mereka bertanya-tanya kenapa DPRD dan Bupati tidak sinkron," kata David.

Dalam rapat paripurna yang diselenggarakan secara daring tersebut, DPRD Jember menilai LKPJ yang telah disampaikan Bupati Faida menunjukkan pemerintah gagal dalam mencapai kinerja.

"Rekomendadi didasarkan banyaknya fakta kegagalan dalam pencapaian kinerja serta tata kelola pemerintahan yang dijalankan pada tahun 2019," dikutip dari bagian penutup rekomendasi DPRD Jember kepada Bupati Jember.

Kontributor : Nurul Aini

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait