2 Pembunuh Hijaber Vina Tertangkap, Terkuak dari Ceceran Darah di Mobil

Agung Sandy Lesmana
2 Pembunuh Hijaber Vina Tertangkap, Terkuak dari Ceceran Darah di Mobil
Kapolres Mojokerto, AKBP Dony Alexander merilis pengungkapan kasus pembunuhan karyawan pabrik. [Foto: misti/bj.com]

Proses penangkapan adalah teknik kami, kepolisian dengan mengumpulkan alat bukti dan mobil masih berlumuran darah menjadi petunjuk tim untuk melakukan penangkapan...'"

SuaraJatim.id - Pelaku pembunuhan Vina Aisyah Pratiwi (21), gadis berhijab yang ditemukan tewas di Kawasan Taman Hutan Raya (Tahura) Raden Soerjo Dusun Pacet Selatan, Desa Pacet, Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto akhirnya tertangkap.

Keduanya adalah Mas’ud Andy Wiratama (27) dan Rifat Rizatur Rizan (20). Polisi meringkus keduanya di dua lokasi berbeda pada Kamis (25/6/2020) kemarin.

Kapolres Mojokerto, AKBP Dony Alexander mengatakan, penangkapan dua pelaku tersebut berdasarkan penyelidikan setelah mengungkap identitas korban.

“Team yang dibentuk Kasat Reskrim langsung melakukan pengejaran. Kurang dari 1×24 jam berhasil menangkap 2 pelaku, yakni Mas’ud Andy Wiratama dan Rifat Rizatur Rizan,” katanya seperti diwartakan Berita Jatim, Jumat (26/6/2020).

Polisi lebi dulu meringkus Rifat Rizatur Rizan (20) saat berada di tempat kerjanya di salah satu warung Arteri Kecamatan Porong, Kabupaten Sidoarjo. Dari hasil pemeriksaan Rifat, polisi lalu meringkys Mas’ud Andy Wiratama di rumahnya.

“Proses penangkapan adalah teknik kami, kepolisian dengan mengumpulkan alat bukti dan mobil masih berlumuran darah menjadi petunjuk tim untuk melakukan penangkapan. Namun semua itu tak lepas dari doa semuanya, masyarakat dan keluarga korban sehingga berhasil mengungkap kasus pembunuhan ini,” katanya.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Mojokerto, AKP Rifaldhiy Hangga Putra menambahkan, penangkapan para pelaku setelah penemuan mayat terungkap identitasnya merupakan warga Kelurahan Pamotan, Kecamatan Porong, Kabupaten Sidoarjo pada, Rabu (24/6/2020) sekira pukul 18.30 WIB.

“Team Resmob Satreskrim Polres Mojokerto melakukan penyelidikan identitas mayat diduga korban pembunuhan dan mendatangi rumah korban. Korban diketahui tinggal bersama kakaknya, dari keterangan kakak korban jika korban tidak pulang sejak hari Selasa, tanggal 23 Juni 2020 sekira pukul 17.00 WIB,” jelasnya.

Sepeda motor Honda Beat nopol AG 6889 CV warna hitam milik korban yang sempat di parkir di Arteri Kecamatan Porong, Kabupaten Sidoarjo diambil dua orang yang diketahui merupakan salah satu pelaku, Rifat Rizatur Rizan. Kamis (25/6/2020) sekira pukul 08.00 WIB, Team Resmob melakukan penangkapan tersangka di tempat kerja.

“Rifat diamankan terlebih dahulu di tempatnya kerja, di warung Arteri Kecamatan Porong, Kabupaten Mojokerto. Tersangka Rifat mengakui perbuatannya bersama tersangka Mas’ud melakukan pembunuhan terhadap korban. Selanjutnya pukul 14.45 WIB team mengamankan tersangka Mas’ud Andy Wiratama,” tegasnya.

Barang bukti yang diamankan diantaranya, satu potong jilbab warna coklat, satu potong sarung kombinasi biru putih coklat, satu potong kaos oblong warna hitam, tali plastik warna hitam kurang lebih 1 meter, satu buah masker warna biru putih, satu unit sepeda motor Honda Beat nopol AG 6889 CV warna putih beserta STNK.

Satu buah helm merk KYT warna putih, satu buah Handphone (HP) I-Phone 6S warna silver milik korban, satu buah power bank merk Yamaha warna abu-abu, satu buah HP merk Vivo warna biru milik tersangka, satu buah kartu parkir nomor 165 warna merah, satu buah stik besi panjang kurang lebih 50 cm dan satu unit mobil Ayla nopol W 1502 NU.

Sekedar diketahui, mayat seorang perempuan ditemukan Kawasan Taman Hutan Rakyat (Tahura) Raden Soerjo Blok Gajah Mungkur Desa Pacet Selatan, Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto, Rabu (24/6/2020) kemarin. Korban atas nama Vina Aisyah Pratiwi (21) warga Kecamatan Porong, Kabupaten Sidoarjo.

Korban yang merupakan karyawan di salah satu pabrik di Pasuruan tersebut tinggal bersama ibunya di Kecamatan Porong Kabupaten Sidoarjo. Sementara ayah korban tinggal di Kediri bersama istri barunya, ini lantaran kedua orang tua korban sudah bercerai. Sehingga korban kadang tinggal di Kediri, kadang di Sidoarjo.

Penyebab meninggalnya korban, lanjut Kapolres, dari hasil otopsi yang dilakukan pihak Rumah Sakit (RS) yakni luka di bagian kepala. Ada empat luka di bagian kepala akibat benda tumpul, pelipis kanan robek dan bibir tergigit. Saat ini, pihaknya masih mencari alat pemukul dan barang bukti lainnya digunakan pelaku untuk membunuh korban.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS