Wisata Dieng Mulai Dibuka, Warga di Luar Jateng dan DIY Dilarang Datang

Jumlah kunjungan pun terbatas.

Pebriansyah Ariefana
Selasa, 21 Juli 2020 | 15:37 WIB
Wisata Dieng Mulai Dibuka, Warga di Luar Jateng dan DIY Dilarang Datang
Objek wisata Dieng. (Suara.com/Khoirul)

SuaraJatim.id - Sebanyak 426 orang berkunjung ke objek wisata Dieng yang dikelola Pemerintah Kabupaten Banjarnegara di hari pertama pembukaan objek wisata itu, Senin (20/7).

Kepala Unit Pelaksana Teknis Objek Wisata Dieng Dinas Pariwisata Banjarnrgara Sri Utami mengatakan, objek wisata Dieng antara lain Candi Arjuna, Museum Kaliasa dan Kawah Sikidang sudah dibuka untuk wisatawan. Namun wisatawan yang boleh berkunjung ke Dieng sementara ini terbatas bagi yang berdomisili di Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta.

Sri mengungkapkan, di hari pertama pembukaan wisata Dieng, ada wisatawan yang terpaksa ditolak masuk objek wisata karena berasal dari luar Jateng dan DIY.

"Paling kita arah ke objek lain yang bukan dikelola pemerintah,"katanya, Selasa (21/7/2020)

Baca Juga:New Normal, 58 Tur Operator Siap Serbu Dua Lokasi Wisata Domestik

Bukan hanya daerah asal wisatawan yang dibatasi. Pihaknya juga membatasi jumlah wisatawan yang masuk objek wisata agar leluasa untuk saling menjaga jarak.

Wisatawan sekali masuk dibatasi 140 orang dengan durasi maksimal 60 menit. Rombongan wisatawan juga akan didampingi tour guide untuk mengingatkan agar memerhatikan social distancing.

Jumlah total wisatawan yang masuk pun dibatasi maksimal separuh dari kapasitas kunjungan normal.

Sebelum masuk loket, wisatawan akan dicek kartu identitasnya untuk memastikan mereka berasal dari Jateng dan DIY. Petugas juga akan mengecek suhu badan wisatawan untuk memastikan kesehatannya. Masuk di objek wisata, mereka dilarang menyentuk benda-benda yang biasa dipegang banyak orang.

Kendaraan wisatawan pun harus disemprot disinfektan saat memasuki lokasi parkir wisata.

Baca Juga:Berfoto di Candi Arjuna Dieng, Ganjar Pranowo: Sabar Ya, Biar Ditata Dulu

Pihaknya juga menyiagakan petugas khusus untuk mengawasi wisatawan agar patuh melaksanakan protokol kesehatan selama berada di komplek wisata.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini