Diasuh Tetangga, Bayi 9 Bulan di Ponorogo Positif Corona, Ibunya Negatif

Bayi dinyatakan positif corona setelah menjalani tes swab.

Pebriansyah Ariefana
Sabtu, 25 Juli 2020 | 07:28 WIB
Diasuh Tetangga, Bayi 9 Bulan di Ponorogo Positif Corona, Ibunya Negatif
ilustrasi bayi di mobil [shutterstock]

SuaraJatim.id - Seorang bayi 9 tahun di Ponorogo positif corona karena diasuh tetangganya sendiri. Sementara sang ibu negatif virus corona.

Bayi 9 tahun itu berjenis kelamin perempuan. Bayi itu berasal dari Kecamatan Sampung. Bayi dinyatakan positif corona setelah menjalani tes swab.

Bupati Ipong Muchlissoni mengungkapkan bayi dan ibunya pulang dari Kalimantan pada bulan Desember tahun lalu.

Saat di rumah Sampung mereka tidak ke mana-mana. Tapi pada 15 Juli 2020, mereka melakukan rapid test karena akan kembali ke Kalimantan.

Baca Juga:Hari Ini 18 Anggota DPRD Solo Swab Test Corona karena Purnomo Positif COVID

“Hasilnya bayi itu reaktif dan ibunya non reaktif,” kata Ipong, Jumat (24/7/2020) sore.

Karena ada yang reaktif, akhirnya tim satgas melakukan swab kepada keduanya. Kemudain didapatkan hasil PCR bayi ini positif, sedangkan ibunya negatif.

Menurut hasil tracing, selama di Sampung, bayi tersebut biasa diasuh oleh tetangganya.

Ternyata pengasuhnya ini memiliki riwayat dari luar kota. Saat ini bayi tersebut diisolasi di rumah sakit, tentu dengan ditemani ibu dan bapaknya.

Khusus untuk pasien bayi ini, kata Ipong, mendapatkan pengawasan dan pemantauan intensif dari dokter.

Baca Juga:Jokowi Sudah Swab Test Corona, Hasilnya Positif atau Negatf COVID-19?

“Jadi kemungkinan bayi ini tertular dari pengasuhnya tersebut. Sementara kami dapatkan 3 orang yang kontak erat dari bayi, termasuk pengasuhnya. Ini akan kami lakukan testing,” katanya seperti dilansir beritajatim.com.

Selain tambahan kasus positif dari bayi asal Sampung, tim satgas penanggulangan Covid-19 Ponorogo mengumumkan ada 31 kasus tambahan positif baru.

Yakni sebanyak 28 dari santri Pondok Gontor Kampus 2, kemudian ada dua orang laki-laki masing-masing berusia 35 dan 8 tahun asal Desa Plosojenar Kecamatan Kauman.

Kedua pasien ini adalah kontak erat dari pasien nomor 124. Dan yang terakhir, laki-laki berusia 94 tahun asal Desa Bondrang Kecamatan Sawoo.

Pasien tersebut akhirnya meninggal.

Sementara hasil tracingnya, didapat kontak erat ada 8 orang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini