Indeks Terpopuler News Lifestyle

Tak Dengar Teriakan Warga, Brukkk! Pemotor Tewas Terseret Kereta Api

Rizki Nurmansyah Senin, 03 Agustus 2020 | 13:18 WIB

Tak Dengar Teriakan Warga, Brukkk! Pemotor Tewas Terseret Kereta Api
Kondisi motor yang dikendarai Muchibbin ringsek setelah tertabrak kereta di Desa Samirplapan, Duduksampeyan, Gresik, Jatim, Senin (3/8/2020). [Suara.com/Amin Alamsyah]

Petugas dari Daop 8 Surabaya PT KAI menutup paksa perlintasan rel kereta api tanpa palang pintu.

SuaraJatim.id - Nasib nahas dialami Muchibbin warga Desa Samirplapan, Duduksampeyan, Gresik, Jawa Timur. Pria berusia 45 tahun itu tewas tertabrak kereta api saat melintasi rel tanpa palang pintu, Senin (3/8/2020).

Peristiwa terjadi sekitar pukul 07.00 WIB. Saat itu korban yang hendak pulang, melintasi rel tanpa palang pintu.

Berdasarkan informasi yang dihimpun kontributor Jatim.Suara.com, korban sempat diteriaki warga sekitar agar tidak melintas. Namun korban tidak mendengar.

Dari arah barat, melintas kereta tujuan Semarang-Surabaya. Korban tertabrak dengan motornya hingga terseret sampai 10 meter.

Korban tewas seketika dan motor Yamaha RX King dengan nomor polisi W 2613 KK ringsek.

Kapolsek Duduksampeyan, Iptu Sugeng mengatakan, kecelakaan ini murni kelalaian pengendara motor.

Pasalnya, korban diketahui melintasi rel yang tidak ada palang pintu dan penjaganya.

"Kejadian ini murni kecelakaan. Korban tertabrak kereta api yang melintas. Apalagi di sepanjang lokasi kejadian itu berdiri tembok pembatas antara rel kereta api dan jalan raya," kata Sugeng saat dihubungi melalui selulernya.

Sementara itu, Manager Humas Daop 8 Surabaya, Suprapto menuturkan sudah melakukan pemantauan atas kejadian tersebut.

Ia mengaku sudah beberapa kali melakukan edukasi terhadap masyarakat terkait bahaya melintas di tel tanpa palang pintu.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait