Juga terdengar bahwa korban adalah teman akrab LC. Pelaku pun mengaku perbuatannya karena disuruh dua cowok, yang salah satunya diakui sebagai pacarnya.
Anggra, kakak korban menceritakan, petaka yang menimpa adiknya itu terjadi pada 2 September 2020.
Awalnya, LC sedang berada di rumah kos korban. Dengan alasan kehabisan uang, ia lantas meminta korban mengantarnya ke tempat kakaknya.
Tak disangka, saat diantar, ia dan rekannya ternyata meminta ponsel pintar korban di kawasan Universitas Negeri Surabaya (Unesa).
Baca Juga:Viral Video Begal Payudara, Pelaku Habis Dihajar Massa saat Beraksi
Sebelum ditodong dan diminta menyerahkan ponselnya, korban terlebih dahulu diajak berputar-putar oleh LC hingga ke tempat gelap.
Korban pun ketakutan, sementara LC tampak tenang. Dari situlah korban mulai curiga. Beruntung saat peristiwa itu terjadi ada mobil yang melintas. Para pelaku lantas melarikan diri.
“Akhirnya adik saya meminta berhenti untuk ganti posisi nyetir. Kemudian didekati oleh dua orang laki-laki dengan mengendarai sepeda motor Supra X. Terus ngeluarin pisau ditodongkan dan membentak adik saya untuk memberikan HPnya,” ungkap Anggra.
“Alhamdulillah HP adik saya nggak jadi dirampas. Setelah itu adik saya balik lagi ke kosnya sama dia. Kemudian saya samperin, saya tanya, ternyata dia ngaku jika dua laki-laki yang mencoba begal itu temannya sendiri. Ya langsung saya bawa ke kantor polisi, saya laporkan,” katanya menambahkan.
Baca Juga:Detik-detik Begal Payudara Diamuk Pemotor Di Jalan