Indeks Terpopuler News Lifestyle

3 Paslon Pilkada di Jatim yang Positif Covid-19 Jalani Swab Test Besok

Muhammad Taufiq Rabu, 16 September 2020 | 16:18 WIB

3 Paslon Pilkada di Jatim yang Positif Covid-19 Jalani Swab Test Besok
Ilustrasi Pilkada Serentak di Jawa Timur (Ilustrasi Foto: Antara)

"Tes swab akan dilakukan oleh pihak rumah sakit yang sudah ditentukan seperti RSU dr Soetomo Surabaya," ujar Insan.

SuaraJatim.id - Calon Kepala Daerah yang terkonfirmasi positif Covid-19 dijadwalkan akan menjalani tes swab pada Kamis (17/9/2020) besok. Tes tersebut merupakan salah satu tahapan Pilkada 2020 yang wajib diikuti ketiganya.

Komisioner Divisi Bidang Teknis dan Penyelenggaraan KPU Jatim, Insan Qoriawan, mengatakan tes swab ulang yang dilakukan besok itu guna mengetahui apakah ketiganya sudah sembuh dari infeksi virus corona atau negatif COVID-19 atau belum.

"Tes swab akan dilakukan oleh pihak rumah sakit yang sudah ditentukan seperti RSU dr Soetomo Surabaya," ujarnya, Rabu (16/9/2020).

Seperti diketahui, di Jatim sendiri ada tiga bakal calon di tiga kota/kabupaten berbeda diantaranya adalah Calon Wali Kota Surabaya, Machfud Arifin, Calon Wakil Bupati Sidoarjo Dwi Astutik dan satu Calon Bupati Trenggalek.

Insan menyampaikan, apabila nantinya para bacakada ini saat swab hasilnya negatif maka mereka akan langsung menjalani tahapan berikutnya dalam tes kesehatan. Seperti tes psikologi, psikiater hingga kondisi fisik para calon.

"Setelah hasilnya negatif baru calon tersebut mengikuti prosedur pemeriksaan ketentuan yang ada. Tapi kalau hasilnya masih positif otomatis menjalani isolasi lagi hingga benar-benar sudah sembuh," ungkapnya.

Sementara itu, Ketua KPU Jatim Choirul Anam mengatakan jika kandidat yang dinyatakan positif Covid-19 belum sembuh pwrubahan tahapan akan dilakukan.

"Kalau sampai tanggal 21 atau 22 belum bisa dilakukan tes kesehatan karena masih positif, maka akan dilakukan perubahan tahapan. Nanti akan diberikan ruang bagi kandidat penyintas Covid-19 untuk menjalani tes kesehatan susulan," jelasnya.

Anam menambahkan, walaupun bacakada statusnyq positif Covid-19 mereka tidak tidak akan gugur. Sementara untuk calon yang sudah menjalani tes kesehatan akan tetap dilakukan penetapan pada 23 September mendatang.

Kontributor : Arry Saputra

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait