- Seorang pramugari Transjatim bernama Ikrimatus tewas usai motor yang ditumpanginya menabrak truk di Mojokerto pada Selasa dini hari (11/8/2026).
- Pengemudi truk melarikan diri dari lokasi kejadian, sementara polisi saat ini sedang memburu pelaku melalui penyelidikan CCTV.
- Jenazah korban telah dievakuasi ke RSU Dr. Wahidin Sudiro Husodo dan pihak kepolisian mengimbau pengendara untuk lebih waspada.
SuaraJatim.id - Ikrimatus Zahronisa Kusuma (20), seorang pramugari bus Transjatim, harus mengembuskan napas terakhirnya di aspal jalanan by pass Mojokerto, setelah sepeda motor yang ditumpanginya menghantam bagian belakang truk, Selasa (11/8/2026) dini hari.
Gadis muda asal Krian, Sidoarjo ini tak pernah sampai ke tujuannya. Kecelakaan maut itu terjadi sekitar pukul 04.30 WIB, di Kelurahan Kedundung, Kecamatan Magersari.
Perjalanan itu bermula saat Ikrimatus dibonceng oleh kekasihnya, MHA (22), menggunakan sepeda motor Honda Vario. Mereka melaju dari arah Surabaya menuju Jombang.
Namun, maut mengintai di depan mata saat sebuah truk di depan mereka mulai mengurangi kecepatan untuk menepi dan parkir.
Baca Juga:Kecelakaan Maut di Tulungagung, Truk Tabrak Motor, Dua Pemuda Tewas
Diduga karena kurangnya konsentrasi, MHA tidak sempat mengantisipasi pergerakan truk tersebut. Jarak yang terlalu dekat membuat benturan tak terhindarkan.
Sepeda motor itu menghantam keras bagian belakang truk, membuat Ikrimatus mengalami luka serius di bagian kepala.
"Korban meninggal dunia di lokasi kejadian akibat luka berat di kepala," ujar Kanit Gakkum Satlantas Polres Mojokerto Kota, Ipda Sujito dikutip dari beritajatim.com--jaringan Suara.com.
Ironisnya, alih-alih memberikan pertolongan, pengemudi truk yang terlibat justru memacu kendaraannya dan menghilang di kegelapan subuh.
Hingga saat ini, identitas truk dan sopirnya masih menjadi misteri yang tengah diburu oleh pihak kepolisian.
Baca Juga:Alphard Ringsek Dihantam Trailer, KH Anwar Zahid Tetap Berangkat Dakwah
Petugas Satlantas Polres Mojokerto Kota kini tengah melakukan penyelidikan intensif, termasuk menyisir rekaman CCTV di sekitar lokasi untuk melacak jejak truk yang melarikan diri tersebut.
Sementara itu, jenazah Ikrimatus telah dievakuasi ke RSU Dr. Wahidin Sudiro Husodo untuk proses lebih lanjut.
Kasat Lantas Polres Mojokerto Kota, AKP Rachmanu Bayu Aji, kembali mengingatkan para pengendara akan pentingnya kewaspadaan ekstra, terutama saat berkendara di jam-jam rawan seperti dini hari.
"Kami imbau masyarakat selalu menjaga jarak aman dan tidak memaksakan diri jika mengantuk. Segera menepi dan beristirahat jika lelah. Konsentrasi dan etika di jalan adalah kunci keselamatan," tegasnya.