- Mobil Toyota Alphard rombongan KH Anwar Zahid ditabrak truk trailer di Bojonegoro pada Senin malam.
- Kecelakaan terjadi karena pengemudi truk diduga mengantuk saat kendaraan berhenti akibat perbaikan jalan.
- Meskipun bagian belakang mobil ringsek, KH Anwar Zahid selamat dan melanjutkan perjalanan ke Banjarnegara.
SuaraJatim.id - Kecelakaan terjadi di Jalan Raya Padangan-Ngawi, Desa Prangi, Kecamatan Padangan, Kabupaten Bojonegoro, Senin (10/8/2026) sekitar pukul 22.45 WIB.
Sebuah mobil Toyota Alphard berkelir hitam dengan nomor polisi S 148 AH yang membawa KH Anwar Zahid tampak ringsek di bagian belakang.
Meski kendaraannya mengalami kerusakan serius akibat dihantam truk trailer, sang Kiai dikabarkan dalam keadaan selamat.
Kecelakaan ini bermula saat rombongan Kiai Anwar tengah menempuh perjalanan menuju Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah.
Baca Juga:Polda Jatim Petakan Kerawanan Telaga Sarangan, Parkir hingga Bekas Longsor Jadi Perhatian
Toyota Alphard yang dikemudikan oleh A (31) terpaksa berhenti di belakang sebuah truk karena adanya sistem buka-tutup jalur akibat perbaikan jalan di wilayah Tinggang.
Namun, dari arah belakang, sebuah truk trailer bernopol S 9491 UH yang dikemudikan oleh WP (44) melaju tanpa tanda-tanda pengereman yang cukup. Braakk! Benturan tak terelakkan. Truk besar itu menghantam bagian belakang mobil mewah sang kiai.
"Diduga pengemudi truk mengantuk sehingga tidak mampu menguasai laju kendaraannya," ungkap Kanit Gakkum Satlantas Polres Bojonegoro, Ipda Septian, Selasa (11/8/2026) dikutip dari beritajatim.com--jaringan Suara.com.
Kabar kecelakaan ini sempat memicu kekhawatiran luar biasa di kalangan santri dan jamaah di media sosial. Beruntung, meski mobil mengalami kerusakan, kondisi fisik KH Anwar Zahid dilaporkan dalam keadaan baik.
Sesaat setelah kejadian, tim medis langsung melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap sang ulama. Hasil pemeriksaan dokter menyatakan kondisi fisik KH Anwar Zahid memungkinkan untuk melanjutkan perjalanan.
Baca Juga:Gagal Nyalip di Jalan Gelap, Pemuda Jombang Tewas Terlindas Truk Tebu
Pengasuh Pondok Pesantren Sabilunnajah ini memilih melanjutkan perjalanan ratusan kilometer menuju Banjarnegara demi memenuhi janji kepada jemaah.
Dalam siaran langsung YouTube Desa Sijenggung, panitia pengajian di Banjarnegara mengonfirmasi kehadiran sang Kiai.
"Beliau tadi mengalami laka dalam perjalanan. Alhamdulillah sudah diperiksa dokter dan insyaallah tetap hadir," ujar perwakilan panitia yang disambut ucapan syukur dari para penonton live streaming.