- Pria berinisial P asal Malaysia memergoki oknum polisi Aiptu YW tidur bersama istrinya di Tulungagung pada 11 Agustus 2026.
- P mengetahui bahwa dirinya telah diceraikan secara sepihak sejak 2024 meskipun tetap rutin mengirimkan nafkah uang.
- P melaporkan oknum anggota kepolisian tersebut ke Propam Polres Tulungagung untuk menuntut keadilan hukum yang berlaku.
SuaraJatim.id - Ribuan kilometer ditempuh P (36) dari Malaysia menuju kampung halamannya di Kecamatan Boyolangu, Tulungagung, dengan tujuan memastikan kebenaran kabar miring yang menusuk telinganya.
Namun, kejutan yang ia siapkan justru berbalik menjadi belati yang mengoyak hatinya. Selasa (11/8/2026), menjadi hari paling kelam bagi pria yang bertahun-tahun memeras keringat di negeri jiran tersebut.
Tanpa memberi kabar, P sengaja pulang mendadak. Ia ingin membuktikan desas-desus tetangga yang menyebut rumahnya sering didatangi tamu tak diundang saat ia tidak ada.
Keheningan rumah pecah saat P mengetuk pintu. Sang istri membukanya dengan wajah pucat pasi. Tanpa banyak bicara, P langsung merangsek masuk ke dalam kamar pribadinya. Di sana, ia menemukan kenyataan pahit yang lebih buruk dari sekadar kabar burung.
Baca Juga:Kecelakaan Maut di Tulungagung, Truk Tabrak Motor, Dua Pemuda Tewas
Seorang pria berinisial Aiptu YW, yang belakangan diketahui sebagai oknum anggota polisi, tampak sedang terlelap di atas tempat tidurnya.
Kehadiran P membuat suasana seketika membeku. Tak ada amuk massa, hanya ada kehancuran hati seorang suami yang merasa dikhianati saat berjuang demi nafkah keluarga.
"Banyak tetangga memberi tahu saya kalau Aiptu YW sering menginap di sini bersama istri saya," ungkap P, Selasa (11/8/2026) dikutip dari beritajatim.com--jaringan Suara.com.
Alih-alih mendapatkan permohonan maaf, P justru dihantam kejutan kedua yang tak kalah menyakitkan. Saat ia menuntut penjelasan, sang istri justru menyodorkan akta cerai.
Bak disambar petir, P baru mengetahui bahwa dirinya telah digugat cerai secara sepihak sejak tahun 2024. Ironisnya, selama setahun terakhir, P merasa hubungan mereka baik-baik saja.
Baca Juga:Ruko Fotokopi di Ponorogo Rata dengan Tanah Usai Perselingkuhan Terbongkar
Komunikasi via telepon tetap hangat, dan yang paling menyedihkan, P masih rutin mengirimkan uang hasil jerih payahnya di Malaysia untuk kebutuhan istri dan keluarganya.
"Saya benar-benar tidak tahu sudah diceraikan. Selama ini komunikasi lancar, kiriman uang juga rutin. Saya baru tahu ada akta itu saat kejadian ini," jelas P.
Saat menyadari suami sah istrinya pulang, Aiptu YW memilih langkah seribu. Tanpa mengeluarkan sepatah kata pun, oknum polisi tersebut bergegas ke kamar mandi dan langsung tancap gas meninggalkan lokasi.
Namun, ia tak bisa menghapus jejak begitu saja. Di rumah tersebut, P menemukan sepeda motor dan burung peliharaan yang diduga kuat milik sang oknum polisi.
Tak terima dengan perlakuan tersebut, P langsung melangkahkan kaki ke Propam Polres Tulungagung. Ia menuntut keadilan atas tindakan oknum aparat yang dianggap telah merusak rumah tangganya.
Kasi Propam Polres Tulungagung, Ipda Sutikno, membenarkan adanya pengaduan tersebut.