alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Mulai Musim Penghujan, Kandungan Garam Berpotensi Rusak Permukaan Mobil?

RR Ukirsari Manggalani | Manuel Jeghesta Nainggolan Minggu, 04 Oktober 2020 | 06:40 WIB

Mulai Musim Penghujan, Kandungan Garam Berpotensi Rusak Permukaan Mobil?
Ilustrasi membersihkan kaca mobil [Shutterstock].

Air hujan memiliki kandungan garam, jangan lalai untuk terus jaga resiknya body mobil.

SuaraJatim.id - Kecenderungan para pemilik mobil setelah membawa kendaraannya mengaspal di bawah hujan adalah tidak segera mencucinya. Padahal di permukaan atau bagian body sudah pasti menempel banyak kotoran.

Jika kotoran yang sudah menempel ini dibiarkan sampai mengering maka akan lebih sulit dibersihkan. Dan tidak sampai di sini saja, ancaman kerusakan hingga munculnya jamur pun tidak bisa terhindarkan.

Dikutip Suara.com, jaringan SuaraJatim.id, dari mobil88, ada beberapa dampak negatif yang terjadi pada body mobil jika tidak langsung dicuci sehabis terkena hujan. Yaitu:

Tips mencuci mobil. [Suara.com/Manuel Jeghesta]
Kegiatan mencuci mobil yang dilakukan di bengkel [Suara.com/Manuel Jeghesta]

Rusaknya lapisan cat mobil

Baca Juga: Amankah Mencampur Angin Biasa dan Nitrogen untuk Ban Mobil?

  • Bila mobil tidak segera dibersihkan saat baru saja digunakan saat hujan, kotoran bisa saja masuk ke bagian clear coat dan nantinya akan merusak lapisan cat mobil.
  • Jika terlalu lelah untuk mencuci, sebaiknya bilas mobil dengan air bersih. Agar kotoran yang menempel saat terjadi cipratan pada genangan air bisa langsung rontok dari body mobil.

Body mobil bisa keropos

  • Mengingat air hujan yang turun juga memiliki kandungan garam, maka bukan tidak mungkin air hujan ini akan menyebabkan kerusakan seperti keropos pada bagian body jika tidak segera membilasnya.
  • Air hujan yang tidak segera dibilas dan dibiarkan mengering juga bisa membuat timbulnya bercak seperti garam pada body mobil. Paling penting adalah proses penanganannya setelah dicuci, yakni dilap sampai benar-benar kering.

Kaca berjamur

  • Selain itu, air hujan juga bisa menyebabkan kaca mobil berjamur kalau tidak segera dibersihkan. Kalau sudah timbul bintik-bintik putih seperti ini, perlu perawatan ekstra untuk membersihkannya. Termudah ke salon mobil untuk membersihkannya. Tapi cara ini juga tidak boleh terlalu sering dilakukan, karena bisa merusak cat mobil.

Intinya jangan sampai kotoran akibat hujan ini dibiarkan mengering dan didiamkan dalam waktu berhari-hari. Kondisi seperti itu yang menjadikan kaca mobil cepat berjamur dan warna cat mobil menjadi kusam.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait