alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Abaikan Prokes, Pasar Malam di Mojokerto Dibubarkan Polisi, Penjual Ngomel

Muhammad Taufiq Rabu, 28 Oktober 2020 | 12:13 WIB

Abaikan Prokes, Pasar Malam di Mojokerto Dibubarkan Polisi, Penjual Ngomel
Aktivitas pasar malam di Mojosari, Mojokerto sebelum dibubarkan polisi (Foto: Suarajatimpost)

Polisi sudah berkoordinasi dengan perangkat desa setempat untuk melarang adanya kegiatan seperti ini.

SuaraJatim.id - Malam tadi, sekitar pukul 21.00 WIB, petugas gabungan Polres Mojokerto bersama Satpol PP setempat membubarkan aktivitas pasar malam di daerah Mojosari.

Kapolsek Mojosari, Kompol Nadzir Syah Basri, di lokasi menjelaskan pihaknya telah berkoordinasi dengan perangkat desa setempat untuk melarang adanya kegiatan seperti ini.

"Memang dua hari yang lalu kami sudah mendatangi lingkungan sekitar untuk tidak melaksanakan kegiatan seperti ini, karena saat ini dimasa pandemi covid-19," kata Kapolsek, Selasa (27/10/2020) malam.

Namun malam ini faktanya di lapangan, Lanjut Kapolsek, masih banyak masyarakat yang menggunakan badan jalan untuk berjualan.

"Sehingga kita lakukan razia dan kita imbau untuk meninggalkan lokasi," katanya menegaskan, seperti dikutip dari suarajatimpost.com, jejaring suara.com.

Sementara itu, Budi, pedangan makanan kerak telur asal Jombang mengeluhkan adanya tindakan pembubaran tersebut, menurutnya, seharusnya ada koordinasi sejak hari sebelumnya.

"Ya agak sedikit kecewa, mulai dari tadi tidak ada apa-apa, sekarang dibubarkan,"

"Harusnya ada pengondisian sejak awal, karena ini pasar, kita tidak mendatangkan masa, tapi mereka datang sendiri," kata Budi.

Sejak dua malam lalu aktivitas pasar malam ini sebenarnya sudah dibuka. Ribuan orang tumpah belanja atau sekadar menikmati hiburan malam tersebut.

Dua malam sebelumnya tidak apa-apa, tapi malam tadi tiba-tiba polisi datang dan meminta aktivitas pasar dibubarkan sebab tidak mengindahkan protokol kesehatan.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait