Jasad Pengikut Syiah Ditolak Saat akan Dikubur, Tajul Muluk: Penzaliman

Penolakan dilakukan warga, lantaran almarhumah beserta keluarganya ikut dalam komunitas Syiah yang sempat diusir dari wilayah tersebut.

Chandra Iswinarno
Jum'at, 30 Oktober 2020 | 15:29 WIB
Jasad Pengikut Syiah Ditolak Saat akan Dikubur, Tajul Muluk: Penzaliman
Proses pemakaman NA Gadis Pengungsi Syiah Sampang. [Beritajatim.com]

Hal tersebut juga dinilai oleh Tajul sebagai jenazah yang dianggap warga sebuah bangkai yang dibuang di tempat kotor.

"Anjing saja misal mati, atau babi aja boleh dikubur pekarangannya. Jenazah Nuraini ini dianggap sebagai bangkai yang dibuang ditempat kotor," ucapnya.

Ia pun menyayangkan penolakan yang dilakukan oleh warga, pasalnya ia bersama kelompoknya yang sempat syiah sudah kembali ke ajaran Ahlusunnah Wal Jamaah (Aswaja).

"Sebetulnya kami sudah kembali ke ajaran Ahlusunnah. Jadi saya sangat menyayangkan hal ini bisa terjadi. Tapi memang masyarakatnya begitu saya tidak bisa berbicara apalagi," katanya.

Baca Juga:Warga Tolak Penguburan Jasad Pengungsi Syiah Sampang di Kampung Halamannya

Kontributor : Arry Saputra

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini