alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Olahraga Terlalu Sering Ternyata Tak Baik, Malah Bisa Merusak Tubuh

Rima Sekarani Imamun Nissa | Rosiana Chozanah Rabu, 25 November 2020 | 09:25 WIB

Olahraga Terlalu Sering Ternyata Tak Baik, Malah Bisa Merusak Tubuh
Ilustrasi olahraga atau latihan fisik. (Shutterstock)

Walau menyehatkan, sebaiknya olahraga tidak dilakukan secara berlebihan.

SuaraJatim.id - Olahraga memang menyehatkan dan bermanfaat meredakan stres. Meski begitu, olahraga juga dapat menjadi hal berbahaya ketika dilakukan dengan cara yang salah atau saat seseorang memaksakan diri terlalu keras.

Memaksakan diri bisa merusak hasil yang Anda capai dengan keras. Lebih berbahaya lagi, hal tersebut dapat menyebabkan cedera serius.

Dilansir The Health Site, inilah beberapa efek dari olahraga secara berlebihan yang justru merusak tubuh.

1. Menderita dehidrasi

Baca Juga: Cedera Hamstring, Sergio Ramos Absen saat Real Madrid Bersua Inter Milan

Tergantung pada intensitas dan jenisnya, Anda bisa kehilangan satu hingga tiga liter air setiap jam berolahraga. Kehilangan ini terjadi karena Anda juga berkeringat lebih banyak sehingga mengeluarkan air serta elektrolit lebih banyak juga.

2. Mengalami insomnia

Ketika berolahraga, tubuh melepaskan lebih banyak hormon. perubahan sekresi hormon ini tidak selalu baik, dan pola tidur bisa terganggu akibat perubahan hormonal tersebut.

Ilustrasi, olahraga pagi. (Shutterstock)
Ilustrasi, olahraga pagi. (Shutterstock)

3. Perubahan suasana hati

Kalau Anda olahraga lebih keras dari yang seharusnya, kemungkinan besar tubuh akan terasa lelah, baik secara mental maupun fisik.

Baca Juga: Liverpool Krisis Pemain: Salah Positif Covid Lagi, Bek Rhys Williams Cedera

Kelelahan seperti itu justru membuat tubuh 'rewel', dan bisa menyebabkan perubahan mood, seperti mudah marah, tersinggung, dan cemas.

4. Merusak ginjal

Kondisi ini dikenal sebagai Rhabdomyolysis. Umumnya terjadi saat kerusakan serat otot melepaskan konten langsung ke aliran darah dan menciptakan toksisitas keseluruhan. Kondisi itu kemudian menyebabkan sensasi kelelahan dan kemungkinan kerusakan ginjal.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait