alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Arkeolog Curiga Ada Jejak Obyek Tertimbun Mirip Pompeii Italia di Bondowoso

Muhammad Taufiq Selasa, 08 Desember 2020 | 15:35 WIB

Arkeolog Curiga Ada Jejak Obyek Tertimbun Mirip Pompeii Italia di Bondowoso
Arkeolog BPCB Jatim Wicaksono Dwi Nugroho saat melakukan ekskavasi di Bondowoso (Foto: suaraindonesia.co.id)

Pada lapisan demikian manusia bisa terfosilkan. Termasuk juga 'sesuatu' atau objeknya terbekukan. Lapisannya menjanjikan.

SuaraJatim.id - Jika kecuriagaan arkeolog ini benar bahwa ada obyek tertimbun mirip jejak peradaban Pompeii Italia pada 79 Masehi yang tertimbun Gunung Vesuvius, tentu bakal mengguncang dunia.

Namun kecurigaan itu masih harus dibuktikan. Adalah Arkeolog BPCB Jatim Wicaksono Dwi Nugroho yang melontarkan pernyataan demikian.

"Berbagai tinggalan yang ada di dalam (tanah, red) dulunya tertutup lahar dingin. Mungkin bisa ketemu seperti di Pompeii," ucap Wicaksono pada Ahad (6/12/2020) di Dusun Alassumur Selatan, Desa Alassumur, Kecamatan Pujer, Kabupaten Bondowoso, Jawa Timur.

Ditambahkan oleh Wicaksono, lapisan breksi yang ditemukan dalam ekskavasi atas temuan struktur bata menunjukkan bukti akibat letusan Gunung Raung.

Baca Juga: Terapkan Geolistrik, Temuan Bata Kuno di Bondowoso Diduga dari Majapahit

"Kipas vulkanisnya sampai Alassumur. Ada jalur lava yang diawali proses erupsi, ditunjukkan dengan lapisan abu-abu, kemudian disusul banjir lava, lalu mengeras jadi lapisan breksi," paparnya.

Jadi, imbuh dia, pada lapisan demikian manusia bisa terfosilkan. Termasuk juga 'sesuatu' atau objeknya terbekukan. Lapisannya menjanjikan.

Sementara berdasar penelusuran di situs Ranker yang dilakukan suaraindonesia.co.id, media jejaring suara.com, ilmuwan dari University Federico II of Naples, Prof. Pier Paolo Petrone, dalam presentasinya via Skype yang diadakan oleh Istituto Italiano di Cultura, Jakarta mengungkapkan, saat Gunung Vesuvius mengamuk dahsyat, gunung itu memuntahkan awan panas dan material vulkanik yang membara, Kamis (18/5/2017).

Sekitar 10 jam kemudian, awan yang membumbung tinggi itu ambrol dan menghasilkan rangkaian lonjakan piroklastik yang mengubur kota-kota Romawi, yakni Herculaneum, Pompeii, dan sebagian wilayah dekat Vesuvius dengan radius puluhan kilometer.

Piroklastik adalah hasil letusan gunung berapi yang bergerak dengan cepat dan terdiri dari gas panas, abu vulkanik, dan bebatuan.

Baca Juga: Arkeolog Temukan Jasad Prajurit Abad Ke-16 Bersenjata di Dasar Danau

Di Herculaneum dan Oplontis yang terletak 6 hingga 7 kilometer dari Vesuvius, lonjakan suhu menguapkan daging pada tubuh korban, menyebabkan endapan abu mendingin, dan mengeras di sejumlah tempat tinggal dalam beberapa menit.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait