facebook

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

SP3 Dicabut, Kasus Chat Mesum Habib Rizieq Bisa Dibuka Lagi Biar Terang

Muhammad Taufiq Selasa, 29 Desember 2020 | 14:11 WIB

SP3 Dicabut, Kasus Chat Mesum Habib Rizieq Bisa Dibuka Lagi Biar Terang
Muhammad Rizieq Shihab. Firza Husein (insert). [Suara.com]

Kasus chat mesum yang menghebohkan publik lantaran melibatkan pentolan Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab dan Firza Husein bisa dibuka lagi.

SuaraJatim.id - Kasus chat mesum yang menghebohkan publik lantaran melibatkan pentolan Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab dan Firza Husein bisa dibuka lagi.

Ini setelah Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan mengabulkan permohonan pra-peradilan seorang pria bernama Jefri Azhar terkait Surat Perintah Penghentian Penyidikan (SP3) kasus tersebut.

Dengan dikabulkannya permohonan gugatan tersebut oleh Hakim, maka PN Jakarta Selatan telah mencabut SP3 kasus itu. Artinya, kasus chat mesum itu bisa dibuka kembali secara terang benderang.

Gugatan ini dilayangkan ke PN Jaksel pada 15 Desember 2020 dengan nomor register perkara 151/Pid.Prap/2020/PN.Jkt.Sel.

Baca Juga: Proses Hukum Chat Mesum Habib Rizieq Shihab dan Firza Husein Jalan Lagi

Kuasa Hukum penggugat, Febriyanto Dunggio, mengatakan sidang putusan tersebut telah selesai. Hasilnya, hakim memutuskan SP3 kasus chat mesum dicabut dan dilanjutkan ke penyidikan.

"Hasilnya, proses hukumnya di lanjutkan kembali untuk Firza Husein dan Habib Rizieq Shihab," kata Febriyanto saat dihubungi Suara.com, Selasa (29/12/2020).

Febriyanto kemudian berharap putusan praperadilan tersebut bisa ditindaklanjuti oleh Polda Metro Jaya. Ia meminta polisi membuka kembali kasus chat mesum yang melibatkan Rizieq dengan Firza.

"Agar semua jelas dan tidak ada lagi prasangka bahwa ini settingan untuk memojokkan ulama atau kriminalisasi, dan kepercayaan publik terhadap polri tercipta kembali," katanya.

Kasus SP3

Baca Juga: Habib Rizieq dan Kisah Chat Mesum 'Foto Duduk Telanjang Sayang' Berlanjut

Rizieq dan Firza sempat menyandang status sebagai tersangka dalam kasus tersebut. Penyidik Ditreskrimsus Polda Metro Jaya, di bawah pimpinan Fadil, menetapkan keduanya sebagai tersangka setelah melakukan gelar perkara.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait