Membantu Bakar Lemak saat Tidur, Coba Minum Teh Oolong Tiap Hari

Menurut penelitian, teh oolong ini terus mendorong metabolisme tubuh tetap berfungsi selama tidur.

Yasinta Rahmawati | Shevinna Putti Anggraeni
Senin, 11 Januari 2021 | 13:00 WIB
Membantu Bakar Lemak saat Tidur, Coba Minum Teh Oolong Tiap Hari
Ilustrasi teh oolong. (Pixabay/bor-onno)

SuaraJatim.id - Apa yang Anda lakukan untuk menurunkan berat badan? Sebuah penelitian menemukan bahwa minum dua cangkir teh oolong dalam sehari mampu membantu menghilangkan lemak saat tidur.

Para ilmuwan menemukan bahwa teh oolong bisa meningkatkan metabolisme Anda saat tidur. Sehingga tubuh bisa membakar kalori selama tidur.

Sama seperti semua teh lainnya, teh oolong mengandung kafein yang telah terbukti meningkatkan pemecahan lemak sekitar 20 persen.

Tetapi, para ahli menemukan minuman khusus kafein bisa berhenti bekerja saat Anda tertidur. Sementara, teh oolong ini terus mendorong metabolisme Anda tetap berfungsi selama tidur.

Baca Juga:Deteksi Varian Baru Virus Corona, Menkes Budi Minta RS Kirim Sampel Pasien

"Efek stimulasi teh oolong pada pemecahan lemak selama tidur dapat memiliki relevansi klinis yang nyata untuk mengontrol berat badan," kata Prof Tokuyama, dari Tsukuba University, Jepang dikutip dari The Sun.

Ilustrasi berat badan. (Shutterstock)
Ilustrasi berat badan. (Shutterstock)

Selama penelitian Prof Tokuyama, tidak ada perbedaan yang mencolok dalam pola tidur atau waktu yang dibutuhkan peserta uji coba untuk tertidur, baik mereka yang minum teh oolong atau larutan tiruan.

Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa minuman tersebut tidak mungkin mengganggu istirahat malam Anda yang nyenyak.

Bahkan manfaat kesehatan dari minum teh oolong ini juga telah berkembang secara dramatis dalam beberapa tahun terakhir. Semua varietas telah terbukti membantu mencegah penyakit jantung, kanker dan alzheimer.

Meskipun, teh hijau dan teh oolong berasal dari daun tanaman yang sama serta memiliki nutrisi sangat mirip. Tapi dilansir dari Hellosehat, perbedaan proses pengolahan kedua teh berpengaruh terhadap kandungan nutrisi pada produk akhirnya.

Baca Juga:Pfizer Buktikan Vaksin Mereka Efektif Melawan Varian Baru Virus Corona

Teh hijau yang diseduh tanpa pemanis tambahan tidak mengandung kalori, lemak, protein dan karbohidrat. Kandungan yang banyak terdapat pada teh hijau adalah kafein, antioksidan katekin, mineral berupa kalium dan fluor.

Seperti halnya teh hijau, teh oolong pun tidak mengandung kalori, lemak, protein dan karbohidrat. Teh oolong kaya akan antioksidan berupa polifenol, theaflavin dan katekin. Selain itu, minuman ini juga mengandung fluor, mangan, magnesium, kalium dan kafein.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak