Usai Vaksin Raffi Ahmad Keluyuran Tak Bermasker, Istana: Kami Akan Nasihati

Baru-baru ini jagar media sosial ramai gara-gara Raffi Ahmad yang keluyuran tidak memakai masker setelah disuntik vaksin Covid-19.

Muhammad Taufiq
Kamis, 14 Januari 2021 | 10:21 WIB
Usai Vaksin Raffi Ahmad Keluyuran Tak Bermasker, Istana: Kami Akan Nasihati
Momen Raffi Ahmad divaksin Covid-19 [YouTube]

SuaraJatim.id - Tak elok betul yang dilakukan artis Raffi Ahmad. Baru-baru ini jagar media sosial ramai gara-gara Raffi Ahmad yang keluyuran tidak memakai masker setelah disuntik vaksin Covid-19.

Kepala Sekretariat Presiden Heru Budi Hartono mengatakan akan menegur Raffi terkait keributan di media sosial tersebut.

"Kami akan nasihati," ujar Heru Budi Hartono saat dikonfirmasi, Kamis (14/1/2021).

Sebelumnya, sindiran terhadap Raffi datang dari kalangan artis sendiri. Salah satu akun yang menanggapi tindakan Raffi Ahmad adalah @sherinasinna. Penyanyi sekaligus aktris ternama ini menyampaikan protes atas tindakan Raffi Ahmad keluyuran usai menerima vaksin.

Baca Juga:Tiba di RSKIA, Risa Saraswati Siap Disuntik Vaksin Covid-19

"Halo Raffi Ahmad, setelah divaksin bukan berarti keluyuran rame-rame dong," tulis Sherina beberapa waktu lalu.

Sherina juga mengingatkan Raffi Ahmad terkait tujuan pemerintah memilihnya sebagai salah satu penerima vaksin kloter pertama. Ia berharap Raffi Ahmad bisa konsisten memberikan contoh baik bagi masyarakat. Bukan hanya memberi contoh untuk mau divaksin, tetapi juga memberi contoh untuk selalu menerapkan protokol kesehatan.

"Anda dipilih jatah awal-awal vaksin karena followers banyak. Dengan alasan yang sama, tolong berikutnya konsisten beri contoh yang baik," lanjut Sherina.

"Please you can do better than this. Your followers are counting on you," tulis Sherina, Kamis (14/1/2021).

Sebelumnya, sebuah foto yang memperlihatkan Raffi Ahmad sedang nongkrong dengan istri dan teman-temannya viral di media sosial. Cuitan Sherina dan juga foto yang viral tersebut lantas dikomentari oleh para warganet.

Baca Juga:Ketahuan Nongkrong Tanpa Masker, Raffi Ahmad Ditegur Istana dan Netizen

"Vaksin butuh waktu buat ngebentuk 'prajurit' di dalam tubuh kita, mas. Kalau vaksin covid ini butuh 2x suntikan dalam waktu kurleb 28 hari (cmiiw) sampai antibodi kebentuk dan tubuh jadi kebal sama covidnya. Dan ada faktor lain juga yang bikin vaksin ini berhasil atau gagal," tulis akun @shinta***

"Kalau mas perhatikan, anjuran dari pemerintah itu: Tetap menjalankan 3M setelah vaksin disuntikkan. Rasionalnya yaaa karena yg saya jelaskan di atas," lanjutnya.

"Diaa pikir, dia yang paling hebat," tulis @nandanasution1 pada kolom komentar di cuitan Sherina yang menegur Raffi Ahmad.

Selain warganet tersebut, Ernest Prakasa juga menuliskan sindiran untuk Raffi Ahmad terkait tindakannya yang dinilai kurang bertanggun jawab tersebut.

"Yup, saya berhasil terlihat tolol. But it’s really not about me. Tindakan Raffi menurut saya keterlaluan & tidak menghargai keistimewaan yang ia dapatkan," tulis Ernest Prakasa.

Istana Kepresidenan menegur Raffi Ahmad keluyuran tak pakai masker setelah disuntik vaksin COVID-19 sinovac. Istana akan menasihati Raffi Ahmad.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak