Gempar! Tujuh Peristiwa Suara Dentuman di Awal 2021, Tiga Ada di Jatim

Awal 2021 ini beberapa kali kasus dentuman menggemparkan publik tanah air. Dari enam peristiwa itu, tiga diantaranya muncul di Jawa Timur (Jatim).

Muhammad Taufiq
Kamis, 04 Februari 2021 | 08:46 WIB
Gempar! Tujuh Peristiwa Suara Dentuman di Awal 2021, Tiga Ada di Jatim
Ilustrasi langit. (unsplash/Daniel Olah).

"Iya, memang betul itu ada suara dentuman kayak suara ban pecah dan suara gemuruh dari dalam tanah. Jadi warga pada panik dan lari ke atas gunung mengungsi," kata Masri, Kepala Desa Maliaya, dikutip kumparan.

Dentuman di Lampung

Selang dua hari dari kejadian di Majene, muncul suara dentuman di wilayah Lampung. Warga di Tanggamus, Lampung Utaram, dan Pringsewu mendengar suara dentuman pada Kamis (28/1/2021) sekitar pukul 22.00 WIB.

Pihak BMKG merespons dengan menyatakan bahwa suara dentuman bukan disebabkan oleh aktivitas kegempaan.

Baca Juga:Pakar Geofisika Ini Sebut Suara Dentuman di Malang Ulah Manusia

"Terkait suara dentuman dan getaran di wilayah Tanggamus, Lampung Utara, Pringsewu bahwa jam 10-an tadi, alat kami tidak mencatat adanya gempa bumi di wilayah Lampung maupun awan-awan hujan di sekitar lokasi tersebut," demikian BMKG Lampung menyampaikan melalui akun Instagram @infobmkglampung.

Dentuman di Surabaya

Pada Sabtu 30 Januari 2021, suara dentuman terdengar di Surabaya, Jawa Timur. Dentuman sebanyak tiga kali terdengar oleh warga di pusat kota dan bagian utara.

Kali ini diketahui dentuman berasal dari acara penerimaan taruna-taruni AAL (Akademi Angkatan Laut). "Benar. Itu suara dentuman dari tradisi tahunan penyambutan penerimaan taruna-taruni AAL," ujar Kabag Ops Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, Kompol Eko Nur Wahyudion.

Dentuman di Sukabumi

Baca Juga:Warga Pandeglang Dengar Dentuman Misterius: Suara Kencang dari Laut

Masih di waktu yang sama, Sabtu (30/1/2021) terdengar suara dentuman di wilayah Sukabumi, Jawa Barat. Suara dentuman yang terjadi malam hari sekitar pukul 19.00 WIB itu, disertai gemuruh. Warga merasakan getaran sebanyak dua kali.

Menanggapi informasi tentang dentuman itu, BMKG menyatakan pihaknya menangkap tanda terkait fenomena tersebut.

Menurut keterangan Kepala Mitigasi Gempa dan Tsunami BMKG (Badan Meterologi Klimatologi dan Geofisika) Daryono, beberapa sensor seismik milik BMKG menunjukkan adanya anomali gelombang seismik saat muncul suara dentuman itu.

"Hasil monitoring BMKG menunjukkan adanya anomali gelombang seismik saat warga melaporkan adanya suara gemuruh yang disertai bunyi dentuman," kata Daryono.

Ia menjelaskan, anomali seismik itu terlihat sebagai gelombang frekuensi rendah (low frekuensi). Dari sensor yang ditangkap, bentuk gelombang suara dentuman (waveform) seismiknya mirip rekaman saat longsoran atau gerakan tanah terjadi.

Daryono menambahkan,fenomena gerakan tanah kerap menimbulkan suara gemuruh bahkan dentuman yang dapat didengar. Namun, kejadian suara dentuman itu masih memerlukan verifikasi lebih lanjut. Termasuk untuk mencari lokasi asal suara.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak