"Ya dua kali masuk rumah sakit jiwa saat masih muda dan belum menikah," tutur DW.
Wanita ini mengungkapkan, pertama saat usianya berumur 16 tahun gegara stres karena sering mendapatkan tekanan nilai bagus dari almarhum neneknya. Karena tekanan itu membuat DW berupaya bunuh diri.
Kedua, DW dianggap gila oleh almarhum neneknya karena semua perbuatan yang diambilnya dianggap nyeleneh. Tapi tidak lama karena dipaksa keluar dari RSJ dan memilih rawat jalan.
"Hingga kini masih rutin didampingi dokter psikiater," kata DW.
Baca Juga:Geger Puting Beliung, Polisi dan Camat Kenjeran Cek Lapangan, Ini Hasilnya
Seperti yang diberitakan sebelumnya, anak kandungnya dianiaya oleh suami sirinya. Saat pemukulan terjadi, DW merekamnya menggunakan HP. Setelah itu, diunggah ke media sosial dan menjadi viral.
Kontributor : Dimas Angga Perkasa