Selain itu, kata dia, rencana Pemkot Surabaya membentuk akademi pelatihan sepak bola nantinya juga bakal berkolaborasi bersama dengan manajemen Persebaya. Tujuannya tak lain untuk mencetak anak-anak Surabaya menjadi pemain bola yang hebat.
"Karena bagaimanapun anak-anak Surabaya kalau jadi pemain enak, dia akan bangga ketika membela Persebaya," tutur Cak Eri.
Sedari awal, mantan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Kota (Bappeko) Surabaya ini memang berharap demikian. Yakni, ada kolaborasi antara pemkot, manajemen Persebaya dan Bonek. Bagi dia masalah apapun akan mudah diselesaikan jika dilakukan dengan kepala dingin dan duduk bersama.
"Itulah yang kita harapkan ada kolaborasi. Sehingga Bonek ini tidak hanya menjadi Bonek, tapi saya ingin tunjukkan bahwa Bonek Surabaya adalah Bonek yang santun, Bonek yang punya pekerjaan, punya kebanggaan," ujarnya.
Bahkan, Cak Eri juga berencana membuat store atau gerai di masing-masing tribun Stadion GBT. Nantinya gerai tersebut dikelola sendiri oleh Bonek dan hasilnya juga untuk Bonek. Harapannya, Bonek ke depannya akan semakin bangga dan ikut merasa memiliki Stadion GBT.
"Karena buat saya Stadion Gelora Bung Tomo itu adalah milik rakyat Surabaya, jadi semuanya bisa merasakan. Ayo kita membangun bersama di Surabaya," ujarnya.
Dalam komunikasi tersebut tampak cair antara ketiga pihak, terlebih lagi antara Eri Cahyadi dan juga Bonekmania. Bisa dipastikan Bonekmania tidak akan turun kejalan, karena sudah selesainya permasalahan antara Persebaya dan Pemkot Surabaya.
Kontributor : Dimas Angga Perkasa