Gubernur Khofifah Minta Prioritaskan Penanganan Korban Trauma Gempa Malang

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meminta Pemkab Malang segera mengaktifkan balai desa sebagai posko pengungsian yang representatif.

Abdul Aziz Mahrizal Ramadan
Minggu, 11 April 2021 | 14:58 WIB
Gubernur Khofifah Minta Prioritaskan Penanganan Korban Trauma Gempa Malang
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meminta fokus penangan korban pasca gempa malang, khusus bagi korban trauma gempa serta posko pengungsian. [Foto: Instagram/@khofifah.ip]

SuaraJatim.id - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meminta Pemkab Malang segera mengaktifkan balai desa sebagai posko pengungsian yang representatif. Tujuannya untuk memudahkan penanganan pasca bencana gempa Malang magnitudo 6,7 pada Sabtu 10 April 2021 lalu. Trauma korban gempa juga menjadi fokus penanganan.

Gubernur Khofifah mengatakan, bahwa penanganan korban bencana gempa berbeda dengan bencana alam lainnya. Korban terdampak gempa, menurutnya, cenderung mengalami trauma psikologis (traumatis), yakni kekhawatiran akan terjadinya gempa susulan. Maka, para korban atau pengungsi membutuhkan tempat yang lapang dan representatif.

"Kalau yang terdampak gempa itu dibutuhkan ruang yang relatif longgar, untuk mereka memastikan bahwa suasana aman. Jadi misalnya ada gempa susulan, mereka kemudian tidak berbondong-bondong ke luar lalu akses pintunya terbatas. Maka Balai Desa menjadi opsi yang strategis," katanya dikutip dari Beritajatim.com jaringan Suara.com, Minggu (11/4/2021).

Keselamatan warga, lanjut dia, harus jadi prioritas utama penanganan pasca bencana. Keberadaan balai desa di setiap daerah terdampak gempa diminta untuk jadi tempat atau posko pengungsian. Isi posko juga dilengkapi dapur umum. Kemudian fokus penanganan pembersihan puing-puing bangunan.

Baca Juga:BMKG Catat 8 Kali Gempa Aftershocks di Malang

"Kemudian dapur umum, ini SOP di setiap terjadi bencana alam. Kemudian proses evakuasi. Evakuasi menjadi penting, kita melihat TNI Polri dan relawan langsung turun. Ini artinya adalah proses evakuasi menjadi prioritas di saat tanggap darurat seperti sekarang," sambungnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Statistika dan Peluang
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak