alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Plafon Ambruk, Tapi Layanan Penumpang Stasiun Pasar Turi Normal Saja

Muhammad Taufiq Rabu, 21 April 2021 | 13:23 WIB

Plafon Ambruk, Tapi Layanan Penumpang Stasiun Pasar Turi Normal Saja
Stasiun Pasar Turi Surabaya ambruk [Suara.com/Dimas Angga]

Setelah ambruknya plafon ruang tunggu kelas ekonomi Stasiun Pasar Turi, pelayanan penumpang kereta masih normal-normal saja.

SuaraJatim.id - Setelah ambruknya plafon ruang tunggu kelas ekonomi Stasiun Pasar Turi, pelayanan penumpang kereta masih normal-normal saja.

Meskipun demikian, lokasi jatuhnya plafon tersebut saat ini sudah disterilkan dari aktivitas orang. Seperti dijelaskan Manajer Humas Daop 8 Surabaya Luqman Arif.

Luqman menjelaskan, untuk layanan GeNose C19 yang sebelumnya berada di area ruang tunggu ekonomi Stasiun Surabaya Pasarturi, saat ini telah dilakukan relokasi di area dekat Customer Service.

"Pelayanan GeNose C19 tetap hari ini tetap berjalan dengan normal dan tidak ada kendala. Jam operasional pelayanan GeNose C19 tetap seperti sebelumnya yaitu pukul 07.00 WIB sampai dengan 18.00 WIB," kata Luqman, dikutip dari beritajatim.com, jejaring media suara.com, Rabu 921/04/2021).

Baca Juga: Jadwal Buka Puasa Wilayah Surabaya dan Sekitarnya, Rabu 21 April 2021

"Para pelanggan yang akan memanfaatkan pelayanan GeNose C19 di Stasiun Surabaya Pasarturi harus tetap memiliki kode booking," kata Luqman menegaskan.

Sementara itu, ruang tunggu untuk pelanggan kereta Ekonomi untuk sementara dipindahkan di ruang tunggu (hall) Eksekutif.

"Pelanggan yang akan naik KA Ekonomi untuk saat ini diarahkan untuk menunggu di ruang tunggu Eksekutif dengan tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat," kata Luqman.

Sebagai informasi, Selasa (20/4/2021) malam, pukul 19.20 WIB, salah satu sudut ruang tunggu keberangkatan KA Ekonomi Stasiun Surabaya Pasarturi ambruk.

Tidak ada korban akibat kejadian tersebut karena pelayanan tes genose di lokasi tersebut terakhir pada pukul 18.00 WIB dan tidak ada keberangkatan ka kelas ekonomi.

Baca Juga: Innalillahi! Listianto Raharjo, Eks Kiper Timnas Meninggal di Surabaya

"PT KAI mohon maaf atas kejadian tersebut, saat ini masih terus dilakukan perbaikan oleh pihak KAI Daop 8 Surabaya," ujar Luqman menegaskan.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait