alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Alasan Kades Bojonegoro 'Malak Resmi' Lewat Surat Minta THR ke Pengusaha

Muhammad Taufiq Rabu, 05 Mei 2021 | 11:15 WIB

Alasan Kades Bojonegoro 'Malak Resmi' Lewat Surat Minta THR ke Pengusaha
Viral surat resmi Desa Banjarsari Bojonegoro minta bingkisan Hari Raya. [Foto: tangkapan layar Instagram/@berita_bojonegoro2]

Kemarin sempat viral di media sosial proposal dan surat permintaan bantuan Tunjagan Hari Raya (THR) yang dibuat oleh Kepala Desa Banjarsari, Fatkhul Huda, di Bojonegoro.

SuaraJatim.id - Kemarin sempat viral di media sosial proposal dan surat permintaan bantuan Tunjagan Hari Raya (THR) yang dibuat oleh Kepala Desa Banjarsari, Fatkhul Huda, di Bojonegoro.

Proposal atau surat tersebut dikirim ke para pengusaha setempat di kawasan Banjarsari. Setelah surat ini viral di media sosial dan ramai jadi bahan obrolan warganet, Fatkhul Huda segera meresponsnya.

Menurut dia, proposal THR tersebut awalnya untuk menganggarkan THR bagi perangkat desa, Bhabinkamtibmas, Babinsa dan Badan Perwakilan Desa (BPD).

Namun karena terlanjur viral di media sosial, Fatkhul pun akhirnya menarik kembali proposal pada 26 April lalu dengan nomor 141/501/412.411.2001/2021. Ia juga berkilah baru menjabat sebagai kades, belum genap setahun sehingga belum mengetahui tentang administrasi desa sepenuhnya.

Baca Juga: Unik! Rumah Serba Dibungkus Kertas Kado, Penampakannya Bikin Heran

"Sudah saya tarik mas, meskipun nanti ada yang memberi tidak akan saya terima," kata Fatkhul, dikutip dari suarajatimpost.com, jejaring media SuaraJatim.id, Rabu (5/5/2021).

Ditambahkan Fatkhul Huda, bila biasanya perusahaan maupun pelaku usaha di Desa Banjarsari, Kecamatan Trucuk, Kabupaten Bojonegoro, berpatisipasi di desanya saat perayaan hari proklamasi di bulan Agustus, dan tidak dipatok tarif alias seikhlasnya.

"Saya sudah tahu siapa yang mengunggah di Instagram terkait proposal tersebut. Dan toh kalau membantu itu ya hanya Rp 50 ribu, tapi ini sudah saya cabut mas, dan saya juga sudah diingatkan oleh pak camat," paparnya.

Namun atas viralnya surat edaran tersebut, Fatkhul meminta maaf kepada masyarakatnya yang merasa tak nyaman. "Saya mohon maaf pada masyarakat Banjarsari dan hal ini tidak akan terulang lagi" pungkasnya.

Sebagai informasi, isi surat yang sempat heboh dan viral di media sosial instagram. Adapun bunyi surat edaran tersebut sebagai berikut:

Baca Juga: Buka Segel iPhone X di Toko HP, Pas Mau Bayar Saldonya Bikin Penjual Geram

"Sehubungan dengan semakin dekatnya Hari Raya Idul Fitri, untuk itu mari kita hormati dan membangun kebersamaan antara perusahaan di lingkungan Banjarsari dan Pemerintah Desa Banjarsari. Kami memohon kepada perusahaan dan pengusaha yang berada di lingkungan Desa Banjarsari untuk sudi kiranya memberikan bingkisan hari raya atau dapat berupa uang tunai. Dengan jumlah kepala desa, perangkat desa (10 orang), BPD (9 orang), petugas kebersihan (3 orang), Babinsa dan Bhabinkamtibmas (2 orang)."

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait