Gus Miftah Dicap Kafir Usai Orasi di Gereja, Cak Nun Pernah Bilang Begini

Beberapa hari ini orasi kebudayaah pendakwah kondang Miftah Maulana Habiburrahman atau Gus Miftah di gereja disorot warganet.

Muhammad Taufiq
Kamis, 06 Mei 2021 | 12:55 WIB
Gus Miftah Dicap Kafir Usai Orasi di Gereja, Cak Nun Pernah Bilang Begini
Cak Nun - (YouTube/Najwa Shihab)

SuaraJatim.id - Beberapa hari ini orasi kebudayaah pendakwah kondang Miftah Maulana Habiburrahman atau Gus Miftah di gereja disorot warganet.

Bahkan, Gus Miftah dibilang kafir setelah memberikan orasi kebangsaan di acara peresmian Gereja Bethel Indonesia (GBI) Amanat Agung di Penjaringan, Jakarta Utara.

Padahal dalam acara peresmian tersebut, hadir pula Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, Sekjen Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Helmy Faishal Zaini. Namun hanya nama Gus Miftah yang trending di Twitter karena persoalan tersebut.

Terkait tuduhan kafir tersebut, sebelumnya intelektual Muslim, Emha Ainun Nadjib atau Cak Nun pernah membahasnya dalam sebuah ceramah. Ia tegas meminta sesama muslim agar tidak saling mengkafirkan.

"Saya itu tidak bisa menuduh si teman saya ini kafir, wong saya nuduh dia muslim saya endak bisa ko. Saya tidak punyak data apapun mengenai dia. Jangankan bilang kafir, bilang muslim pun saya tidak berani. Jangankan dia, aku menyebut aku ini muslim tidak berani," katanya seperti dikutip dari YouTube Islam Kaffah.

Baca Juga:Gus Miftah: Saya Membimbing Ratusan Orang Syahadat, Dikatakan Kafir

"Karena itu prerogatif Allah aku ini muslim bener apa bukan. Lah ko saya menyebut saya muslim? Saya hanya berusaha, saya berikhtiar mudah-mudahan nanti lulus (jadi muslim). Lah saiki (sekarang) ko mengkafir-kafirkan endi-endi. Itu namanya kafir," katanya lagi, dikutip dari timesindonesia.co.id, jejaring media SuaraJatim, Kamis (06/05/2021).

Cak Nun mengatakan, bagi orang yang menuding orang lain adalah kafir atas suatu kesalahan, yang menuding itu sebenarnya telah kafir. Pasalnya, orang tersebut sudah merebut sesuatu yang sebenarnya adalah hak Allah.

"Orang yang mengkafir-kafirkan itu kafir. Kenapa? Karena itu hak Allah yang mengkafirkan. Karena Allah yang punyak data, punyak informasi, punyak fakta, yang bisa melihat yang dhohir maupun yang batin mengenai Islam tidaknya seseorang," jelasnya.

Maka lanjut Cak Nun, hanya Allah yang layak mengetahui seseorang itu muslim atau tidak muslim. "Jika ada orang yang mengatakan kamu Kafir, maka dia menutupi haknya Allah," ujarnya.

Baca Juga:Gus Miftah Dikritik, Kisah BJ Habibie Salat di Gereja Kembali Viral

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak