Jawab Keluhan Nelayan Lamongan, Jokowi: Sabar, Habis Lebaran Digarap Semua

Dialogis digelar antara nelayan Lamongan dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi), Kamis (06/05/2021).

Muhammad Taufiq
Jum'at, 07 Mei 2021 | 05:05 WIB
Jawab Keluhan Nelayan Lamongan, Jokowi: Sabar, Habis Lebaran Digarap Semua
Presiden Jokowi saat berdialoh dengan nelayan di Lamongan [Foto: Beritajatim]

"Dan SIPI-nya segera dikeluarkan Pak Presiden. Karena sampai 1,5 tahun ini belum dikeluarkan. Nelayan siap bayar pajak sesuai dengan BT. Biar tidak ada kesan seolah kita ini tidak terurus," ujar Agus.

Sementara itu, Eri Wirianto, Nelayan yang tergabung dalam Rukun Nelayan Brondong mengeluhkan mengenai harga ikan hasil tangkapannya. "Apa harga ikan bisa teratasi pak, bisa mahal lagi, dan menyesuaikan dengan kerja kami untuk menafkahi kebutuhan keluarga," keluh Eri.

Dari semua pernyataan yang disampaikan oleh para nelayan tersebut dijawab langsung satu per satu oleh Presiden Joko Widodo. Lalu usulan dari para nelayan langsung dikordinasikan dengan Kementerian terkait, saat itu juga.

"Untuk menanggapi pertanyaan dari Pak Agus terkait SIPI karena ini masalah teknis, biar nanti langsung ditindaklanjuti dan dikaji oleh Pak Menteri KKP (Sakti Wahyu Trenggono), lalu mengenai harga ikan, pemerintah tidak bisa mengendalikan. Kalau permintaan tinggi sedang pasokan sedikit pasti harga akan tinggi, begitupun sebaliknya, semua komoditas seperti itu, entah itu ikan, sawit, karet, maupun beras," kata presiden.

Baca Juga:Presiden Jokowi Acungkan Dua Jempol ke Pengolah Sampah jadi Energi Listrik

Di akhir dialog, Presiden Joko Widodo menghubungi Menteri PUPR Basuki Hadimuljono secara langsung via seluler. Presiden mengintruksikan kepadanya agar usulan dari para nelayan Brondong segera ditindaklanjuti.

"Sabar, habis Lebaran tim Kementerian PU (Pekerjaan Umum) akan turun ke sini. Setelah itu rencananya kurang lebih 2 bulan lagi akan digarap semua," kata Presiden.

Turut hadir dalam acara kunjungan dan dialog tersebut antara lain, Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, dan Bupati Lamongan Yuhronur Efendi.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini