alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Dua Nelayan Hilang di Perairan Prigi Kabupaten Trenggalek

Abdul Aziz Mahrizal Ramadan Sabtu, 19 Juni 2021 | 22:16 WIB

Dua Nelayan Hilang di Perairan Prigi Kabupaten Trenggalek
Ilustrasi tenggelam. -Dua Nelayan Hilang di Perairan Prigi Kabupaten Trenggalek. [Unsplash/@greystorm]

Komandan Tim Basarnas Pos SAR Trengggalek Dyan Susetyo Wibowo mengatakan, ada tiga tim yang dibentuk untuk mencari keberadaan korban.

SuaraJatim.id - Dua nelayan dilaporkan hilang di Perairan Prigi, Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur. Tim Basarnas masih melakukan upaya pencarian korban.

Kedua nelayan tersebut diketahui hilang, pada Kamis (17/6/2021) malam. Mereka sedang mencari lobster memakai alat tangkap berupa jaring dan menyelam manual.

Kapolsek Watulimo AKP Suyono membenarkan kabar dua nelayan hilang di wilayahnya tersebut. Korban diketahui bernama Dedek Suhendri Chaniago (24) warga Pulau Balai Desa Pulau Baguk Kecamatan Pulau Banyak Kabupaten Aceh Singkil (NAD) dan Sahrullah (41) warga Dusun Kalibaru, Desa Labuhan Sumbawa Kecamatan Labuhan Badas, Kabupaten Sumbawa (NTB).

"Semoga korban segera diketemukan, kami juga mengimbau kepada seluruh nelayan untuk berhati-hati karena cuaca saat ini juga tidak menentu," katanya dikutip dari suaraindonesia.co.id --jejaring media suara.com, Sabtu (19/6/2021).

Baca Juga: Pemkab Trenggalek Minta Izin Bupati Tulungagung untuk Memindah Prasasti Kamulan

Sementara itu, Komandan Tim Basarnas Pos SAR Trengggalek Dyan Susetyo Wibowo mengatakan, ada tiga tim yang dibentuk untuk mencari keberadaan korban. 

Tim melakukan penyisiran di laut dengan kapal milik Basarnas dan dibantu Polairud serta TNI AL. Kemudian ada tim lagi dari nelayan yang juga melakukan pencarian dari wilayah Pantai Damas dan satu tim lainnya melakukan penyisiran di darat.

"Hari ini merupakan pencarian hari kedua, jadi ada tiga tim yang melakukan pencarian seperti hari pertama dengan membagi waktu dua shif waktu pencarian," ujarnya.

Wilayah operasi pencarian di Teluk Prigi hingga ke arah wilayah laut masuk Kecamatan Munjungan. Hal itu dilakukan karena diperkirakan korban telah terbawa arus laut, mengingat gelombang yang ada saat itu sekitar dua meter. 

"Kami akan terus melakukan proses pencarian selama tujuh hari terhitung kemarin dihari pertama," sambungnya.

Baca Juga: Hujan Deras Semalam Sebabkan Lima Titik Longsor di Tiga Desa Trenggalek

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait