alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

RSUD Jombang Kewalahan Tangani Jenazah Covid-19, Rata-rata Tiba Saat Kritis

Muhammad Taufiq Rabu, 07 Juli 2021 | 07:57 WIB

RSUD Jombang Kewalahan Tangani Jenazah Covid-19, Rata-rata Tiba Saat Kritis
Direktur RSUD Jombang dr Pudji Umbaran [Foto: Beritajatim]

Direktur RSUD Jombang dr Pudji Umbaran mengatakan, kematian akibat Covid-19 di rumah sakitnya memang cukup tinggi.

SuaraJatim.id - Direktur RSUD Jombang dr Pudji Umbaran mengatakan, kematian akibat Covid-19 di rumah sakitnya memang cukup tinggi. Selama dua hari sejak Minggu hingga Senin, 5-6 Juni 2021 tercatat 18 pasien meninggal.

Semuanya pasien yang meninggal tersebut positif Covid-19. Jumlah ini belum ditambah dengan kematian berstatus probable atau suspek. Rata-rata, kata dia, pasien yang meninggal itu datang ke rumah sakit dalam kondisi kritis.

Sebelumnya, video antrean pemulasaran jenazah Covid-19 di RSUD Jombang itu memang panjang. Nampak deretan jenazah di atas bed atau ranjang pasien di lorong kamar jenazah.

"Kematian akibat Covid-19 di RSUD Jombang memang cukup tinggi. Sebab rata-rata pasien yang datang sudah dalam kondisi kritis. Data terakhir, mulai Senin (5/7/2021) hingga Selasa (6/7/2021) pagi, ada 18 pasien meninggal," kata Pudji, dikutip dari beritajatim.com, jejaring media suara.com, Selasa (6/7/2021).

Baca Juga: Kewalahan! Viral Video Antrean Panjang Pemulasaran Jenazah Covid di RSUD Jombang

Sementara itu di depan kamar jenazah RSUD Jombang nampak sebuah kesibukan. Mobil ambulans berada di depan ruangan itu. Kemudian juga terlihat keluarga yang sedang menungu jenazah selesai dimandikan.

Bahkan ada beberapa dari mereka yang menggelar tikar di trotoar sembari menunggu proses pemulasaraan jenazah keluarga mereka.

Keluarga jenazah antre 11 Jam

Kepala Desa Sukodadi Kecamatan Kabuh, Sukoyo, menjadi salah satu orang yang harus menunggu di depan kamar mayat selama belasan jam. Sukoyo sedang menunggu proses pemulasaraan kerabatnya. Sebab, proses pemakamannya akan dilakukan dengan protokol covid-19.

Sukoyo mengaku mulai antre Senin (5/7/2021) pukul 18.00 WIB hingga Selasa (6/7/2021) siang. Itu pun belum selesai. "Menunggu sekitar 18 jam. Masih banyak keluarga lain yang menunggu proses pemulasaraan jenazah," kata Sukoyo.

Baca Juga: 21 Pegawai Positif Covid, PN Jombang Jadi Klaster Baru dan Dilockdown

Sementara itu, berdasarkan update di lama Dinas Kesehatan (Dinkes) Jombang, Selasa (6/7/2021) pukul 15.00 WIB, jumlah pasien Covid-19 yang meninggal sebanyak 10 orang. Dengan tambahan tersebut jumlah kumulatif pasien meninggal menjadi 605 orang.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait