Risma Marah-marah Soal Bantuan, Begini Klarifikasi Dinsos Kabupaten Tuban

Mensos Risma bahkan menuding ada kesengajaan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) tersebut tidak disalurkan penuh.

Abdul Aziz Mahrizal Ramadan
Minggu, 25 Juli 2021 | 15:24 WIB
Risma Marah-marah Soal Bantuan, Begini Klarifikasi Dinsos Kabupaten Tuban
Mensos, Tri Rismaharini. Risma Marah-marah Soal Bantuan, Begini Klarifikasi Dinsos Kabupaten Tuban. (Dok: Kemensos)

SuaraJatim.id - Menteri Sosial Tri Rismaharini marah besar saat memantau penyaluran bantuan di Kabupaten Tuban, Jawa Timur, Sabtu (24/7/2021). Risma kesal lantaran bantuan yang harusnya disalurkan tiga bulan, hanya terealisasi dua bulan.

Mensos Risma bahkan menuding ada kesengajaan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) tersebut tidak disalurkan penuh. Namun, tuduhan tersebut ditampik Dinas Sosial Kabupaten Tuban.

Kepala Dinsos Tuban, Eko Julianto menjelaskan, terkait penyaluran bantuan sembako yang seharusnya dibagikan secara langsung selama tiga bulan (Juni hingga September), namun hanya direalisasi dua bulan (Juli dan Agustus) itu telah melalui pembahasan bersama tim penyalur maupun pendamping BPNT dan dengan mempertimbangkan beberapa hal.

"Tidak ada niat untuk memotong hak masyarakat. Kami telah mempertimbangkan penyaluran bansos itu. Jika dicairkan semuanya, kami khawatir beras yang kami bagikan itu akan dijual oleh penerima. Makanya, kami distribusikan sesuai kebutuhan saja," katanya dikutip dari suaraindonesia.co.id -- jejaring media suara.com, Minggu (25/7/2021).

Baca Juga:Siaga Hadapi Bencana, Mensos Risma Siapkan 4 Langkah Strategis

Selain khawatir bansos akan dijual lagi, realisasi BPNT dua bulan juga mempertimbangkan ketahanan komoditi lain. Dicontohkannya, telur dan tempe jika disimpan dalam waktu lama maka kondisinya tidak baik. 

"Ketahanan tempe dan telur ini kan rawan rusak jika kita bagikan langsung selama tiga bulan. Sehingga kita sepakati untuk memberikan sesuai kebutuhan," jelasnya. 

Perihal bunga yang sempat ditanyakan oleh Mensos Risma, Eko mengaku jika baru kali ini bansos sembako ditahan. Kendati begitu, pihaknya akan meminta arahan dari Bupati Tuban Aditya Halindra Faridzky. 

"Bagi kami tidak masalah. Tapi kita akan meminta arahan dari mas Bupati. Pertimbangan kita hanya ketahanan komoditi saja. Kalaupun mau dicairkan semuanya dari Juli sampai September, kami juga tidak masalah," terangnya. 

Disinggung ketidaktahuan bupati terkait pertimbangan proses pencairan atau penyaluran BPNT, pihaknya mengaku telah mengirimkan nota dinas kepada Bupati Tuban Aditya Halindra Faridzky. 

Baca Juga:Blusukan ke Jogja, Mensos Risma Minta Warga Lapor jika Ada yang Main-Main Salurkan Bansos

"Yang terpenting bagi kami, bansos itu tersalurkan. Mungkin nota dinas yang kami kirimkan belum terbaca oleh beliau. Sekali lagi kami tegaskan, jika kami hanya menjaga stok kebutuhan masyarakat sehingga tepat guna dan tepat sasaran," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak