alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Begal Sadis Beroperasi di Sebelas TKP di Sidoarjo-Surabaya-Madura Dibekuk Polisi

Muhammad Taufiq Rabu, 28 Juli 2021 | 20:23 WIB

Begal Sadis Beroperasi di Sebelas TKP di Sidoarjo-Surabaya-Madura Dibekuk Polisi
Begal sadis dibekuk polisi Sidoarjo [Foto: Antara]

Satu dari empat orang komplotan begal sadis yang beroperasi di sebelas TKP di Sidoarjo dibekuk polisi. Pelaku ini berinisial RN, warga Bangkalan Madura.

SuaraJatim.id - Satu dari empat orang komplotan begal sadis yang beroperasi di sebelas TKP di Sidoarjo dibekuk polisi. Pelaku ini berinisial RN, warga Bangkalan Madura.

Seperti disampaikan Kepala Kepolisian Resor Kota Sidoarjo Komisaris Besar Polisi Kusumo Wahyu Bintoro. Ia menjelaskan kalau pelaku merupakan warga Desa Krangan Barat, Kecamatan Tanah Merah.

Tiga orang lainnya yang masuk dalam komplotan empat sekawan kini sedang diburu oleh polisi. Para pelaku terakhir kali beraksi di Jalan Perintis RT.3, RW. 8 Desa Tambak Rejo, Kecamatan Waru, Kabupaten Sidoarjo.

"Sementara tiga orang pelaku lainnya masih dalam pengejaran petugas," katanya dikutip dari Antara, Rabu (28/07/2021).

Baca Juga: Heboh Emak-emak Gotong Keranda Jenazah ke Kuburan, Ternyata Ini Alasannya

"Saat itu, korban YN meninggalkan sepeda motor yang tengah diparkir dan masuk ke sebuah tempat servis komputer. Tak berselang lama korban masuk, ada dua orang yang tidak dikenal masuk dan hendak mengambil motornya menggunakan kunci T," ujarnya.

Ia mengatakan, korban YN sempat mempertahankan motor miliknya, namun korban dibacok menggunakan celurit oleh salah satu pelaku sehingga para pelaku berhasil membawa lari sepeda motor korban.

"Para pelaku ini tidak segan untuk melukai para korban menggunakan senjata tajam," ujar Kusumo.

Ia menegaskan, pelaku ini sudah berulangkali melakukan aksi begal sadis meresahkan masyarakat. "TKP ada di Sidoarjo, Surabaya, dan Madura," ujarnya.

Dalam ungkap kasus tersebut, kata dia, petugas berhasil menyita beberapa barang bukti di antaranya dua unit sepeda motor, satu unit celurit, dan satu unit kunci T.

Baca Juga: Pegawai Perusahaan Alkes Dibekuk karena Jual Tabung Oksigen Mahal

"Pelaku dijerat dengan pasal 365 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal sembilan tahun penjara," katanya menegaskan.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait