Teror Keranda Terbang Bikin Geger Warga 2 Desa di Ngawi, Kapolres: Jangan Dibesar-besarkan

Mitos ngeri mengenai keberadaan teror keranda terbang dan ketuk pintu membuat warga di dua desa, yakni Desa Klitik dan Desa Kartoharjo geger.

Chandra Iswinarno
Senin, 02 Agustus 2021 | 19:15 WIB
Teror Keranda Terbang Bikin Geger Warga 2 Desa di Ngawi, Kapolres: Jangan Dibesar-besarkan
Ilustrasi [Keranda Jenazah Stainless - WordPress.com]

SuaraJatim.id - Mitos ngeri mengenai keberadaan teror keranda terbang dan ketuk pintu membuat warga di dua desa, yakni Desa Klitik, Kecamatan Geneng dan Desa Kartoharjo Kecamatan/Kabupaten Ngawi geger. Tak hanya itu, warga pun ketakutan dengan isu munculnya mitos tersebut.

Lantaran itu, Kapolres Ngawi AKBP I Wayan Winaya pun melakukan klarifikasi dengan mendatangi desa setempat untuk mencari tahu penyebab kegemparan tersebut.

Dari informasi yang dihimpun, informasi tersebut bermula dari dua warga berinisial Syd yang kemudian dikaitkan Is dengan mitos keranda terbang yang disebut-sebut terkait erat dengan kabar kematian atau lelayu.

“Sebelumnya tadi kami sudah cek kedua TKP tersebut. Kita mendapatkan informasi tentang adanya berita dari Is dan Syd. Di TKP kami memperoleh informasi bahwa tidak adanya saksi lain yang menyaksikan kejadian tersebut, sehingga kami menyampaikan kepada masyarakat untuk tetap tenang seperti saat ini dan tidak membesar-besarkan berita tersebut,” katanya seperti dikutip dari Beritajatim.com-jaringan Suara.com pada Senin (2/8/2021).

Baca Juga:Pocong 'Gentayangan' dan Keranda Jenazah 'Teror' Warga Malang

Wayan mengatakan, pihaknya telah setelah melakukan wawancara dengan Is yang berprofesi sebagai paranormal.

Is mengakui pada saat kejadian, hanya dirinya yang dapat melihat dan setelah melakukan investigasi di lokasi kejadian tidak ada saksi lain yang melihat kejadian tersebut.

Lantaran itu,  Winaya mengimbau masyarakat meningkatkan kembali sistem kemanan lingkungan (siskamling) untuk meningkatkan rasa aman warga setempat.

Sementara itu, Wakil Bupati Ngawi Dwi Rianto Jatmiko menyampaikan, agar masyarakat selektif dalam menerima berbagai macam informasi yang beredar di masyarakat.

“Langkah-langkah yang dilakukan ini akan berhasil ketika partisipasi masyarakat muncul, bagaimana masyarakat tetap menciptakan situasi dan kondisi yang kondusif di tengah-tengah masyarakat,” katanya.

Baca Juga:Pilu! Bocah Menangis Sesegukan Depan Keranda Jenazah Orang Tuanya

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak