Tak Banyak yang Tahu, Ini Orang Pertama di Kediri yang Mendegar Kabar Kemerdekaan RI

Naskah proklamasi kemerdekaan Republik Indonesia (RI) yang dibacakan Soekarno pada 17 Agustus 1945 begitu cepat menyebar di wilayah Jawa, tak terkecuali di kawasan Kediri.

Muhammad Taufiq
Selasa, 17 Agustus 2021 | 09:22 WIB
Tak Banyak yang Tahu, Ini Orang Pertama di Kediri yang Mendegar Kabar Kemerdekaan RI
Abdul Rahim Pratalikrama [Foto: Dokumentasi]

SuaraJatim.id - Naskah proklamasi kemerdekaan Republik Indonesia (RI) yang dibacakan Soekarno pada 17 Agustus 1945 begitu cepat menyebar di wilayah Jawa, tak terkecuali di kawasan Kediri.

Kabar kemerdekaan ini kemudian ditindaklanjuti dengan cepat oleh para pemuda dan tentara yang kemudian melakukan perebutan senjata di Kempetai yang ada di Jalan Brawijaya Kota Kediri.

Sejarahwan Kediri Achmad Zainal Fachris, mengatakan orang pertama yang tahu kabar kemerdekaan tersebut adalah Residen Kediri (Setingkat gubernur) Abdul Rahim Pratalikrama.

Abdul Rahim yang tahu kabar itu kemudian melakukan pertemuan dengan beberapa petinggi seperti Mayor Bismo dan eks petinggi tentara Peta untuk membahas tindakan yang akan dilakukan.

Baca Juga:Saksi Kepahlawanan Serka Badjuri, Pasukan Hizbullah Usir Belanda dari Malang

Selain Mayor Bismo rapat koordinasi tersebut dilakukan bersama beberapa elemen masyarakat. Pertemuan penting pertama ini berlangsung di gedung yang kini digunakan sebagai Sekolah Taman Siswa di Jalan Pemuda Nomor 16 Kota Kediri.

"R Abdul Rahim beliau juga anggota BPUPKI, makanya beliau tahu dahulu, setelah itu kabar kemerdekaan baru tersiar di Surat Kabar" jelas Fachris saat dihubungi SuaraJatim.id, Senin (16/8/2021).

Setelah menginisiasi pertemuan kecil di Taman Siswa, Kakak dari Pahlawan Nasional Halim Perdana Kusuma itu dikemudian hari juga memimpin rapat besar yang digelar secara resmi di gedung Societeit Phoenix atau Gedung GNI.

Pertemuan itu yang membuakan kesepakatan untuk melakukan pengepungan dan pelucutan senjata di Kempetai yang ada di Jalan Brawijaya Kota Kediri.

"Peristiwa pelucutan sejata itu yang akhirnya banyak diketahui sejarahnya oleh warga Kediri. Adapun aksi itu dahulu dipimpin oleh Mayor Bismo," katanya.

Baca Juga:Tak Melulu Angkat Senjata, Ini Dokter dan Musisi Pahlawan Nasional Asal Surabaya

Pelucutan di Kempetai berjalan alot, tertara jepang yang tidak terima sempat melakukan perlawanan. Alotnya pertempuran akhirnnya membut Abdul Rahim kembali turun melakukan negosiasi dengan pimpinan tentara Jepang.

Hasilnya, pihak Jepang memutuskan untuk menyerah. Bendera merah putih akhirnya berhasil dikibarkan pertama kalinya di Kediri, menggantikan Hinomaru: bendera nasional Jepang dengan sebuah lingkaran merah di tengah bidang putih.

Lebih lanjut Fachris menjelaskan R. Abdul Rahim Pratalikrama merupakan keturunan darah biru putra Raden Wongsotaruno, Patih Sampang asli Sumenep. Lahir di Sumenep pada 10 Juni 1898.

Abdul Rahim dibesarkan dalam lingkungan keluarga bangsawan Sumenep. Kakek buyutnya, Raden Tumenggung Rangga Kertabasa Pratalikrama merupakan petinggi Keraton Sumenep di masa Panembahan Sumolo dan Sultan Abdurrahman.

Sebelum di Kediri Abdul Rahim menjabat sebagai Patih di Panarukan, lalu pindah menjadi Patih di Lumajang, terakhir saat pendudukan Jepang, ia ditugaskan ke Kediri hingga menjadi Residen Kediri, jabatan yang diemban hingga awal lahirnya Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Pada 1 Maret 1945 dibentuklah Badan Penyelidik Usaha-usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia atau BPUPKI (Dokuritsu Junbi Chsa-kai).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini