Kabar 3 Kucing Piaraan Dimusnahkan di China Picu Kemarahan Warganet

Pengguna media sosial marah besar mendengar kabar tiga ekor kucing piaraan terinveksi virus Corona dimusnahkan di Kota Harbian, China.

Muhammad Taufiq
Kamis, 30 September 2021 | 08:05 WIB
Kabar 3 Kucing Piaraan Dimusnahkan di China Picu Kemarahan Warganet
Ilustrasi kucing piaraan [Foto: Antara]

SuaraJatim.id - Pengguna media sosial marah besar mendengar kabar tiga ekor kucing piaraan terinveksi virus Corona dimusnahkan di Kota Harbian, China.

Pemusnahan kucing ini dilaporkan Beijing News, Selasa malam. Warganet menganggap tindakan pembunuhan kucing-kucing tersebut berlebihan,

Sebelumnya dikabarkan kalau si pemilik kucing-kucing itu terjangkit COVID-19 pada 21 September. Dinas pengendalian penyakit setempat lalu memusnahkan hewan piaraannya yang juga terbukti positif.

Meskipun, waktu itu pemiliknya keberatan. Hal ini disampaikan seorang pekerja sosial setempat.

Baca Juga:8 Tanda Kucing Harus Segera Dibawa ke Dokter, Salah Satunya Berat Badan Turun Drastis

"Mungkin tak ada perawatan medis profesional bagi hewan-hewan yang terinfeksi virus corona," kata seorang pekerja sosial kepada Beijing News, menjelaskan kenapa kucing-kucing itu dibunuh.

Pekerja itu mengatakan ketiga kucing tersebut akan terus meninggalkan jejak virus di dalam ruangan.

"Tampaknya sangat tidak realistis kucing-kucing itu mencemarkan lingkungan dengan begitu buruk sehingga mereka berisiko menyebabkan pemiliknya untuk terjangkit COVID lagi," kata Rachael Tarlinton, profesor virologi di Universitas Nottingham Inggris.

Dia menambahkan, permukaan benda bukanlah jalur utama penularan virus.

Para ilmuwan telah mengatakan belum ada bukti yang menunjukkan bahwa binatang piaraan berperan penting dalam penyebaran virus ke manusia.

Baca Juga:CEK FAKTA: Geger Batu Nisan Kuburan Berisi Kode QR, Benarkah?

"Saya sangat tak setuju dengan pendekatan ini! Terus terang, ini merupakan bentuk penanganan yang kasar, menggampangkan dan malas, hanya untuk menghindari tanggung jawab," kata seorang pengguna Weibo, Twitter versi China.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini