facebook

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Nyawa Pemotor di Sumenep Tak Selamat Setelah Disikat Bus Mini dari Belakang

Muhammad Taufiq Jum'at, 01 Oktober 2021 | 13:18 WIB

Nyawa Pemotor di Sumenep Tak Selamat Setelah Disikat Bus Mini dari Belakang
Kecelakaan di Sumenep Jawa Timur [Foto: Beritajatim]

Kecelakaan tragis terjadi di Sumenep. Seorang pemotor tewas setelah ditabrak bus mini dari arah belakang saat hendak berbelok.

SuaraJatim.id - Kecelakaan tragis terjadi di Sumenep. Seorang pemotor tewas setelah ditabrak bus mini dari arah belakang saat hendak berbelok.

Peristiwa ini terjadi di Jalan Nasional Desa Pakandangan Barat Kecamatan Bluto Kabupaten Sumenep, tepatnya di kilometer 20, dekat SDN Pakandangan Barat.

Kasubag Humas Polres Sumenep AKP Widiarti menjelaskan, kecelakaan itu terjadi antara bus mini merek Isuzu nopol M 7429 UA dengan sepeda motor Suzuki dengan nomor polisi M 3081 AB.

Mobil dikemudikan oleh Moh Ramli (57), warga Desa Prenduan Kecamatan Pragaan. "Sementara motor Suzuki Smash nopol M 3081 AB yang dikemudikan Ach. Zayyadi (70), warga Desa Pakandangan Tengah, Kecamatan Bluto," ujarnya, seperti dikutip dari beritajatim.com, jejaring media suara.com, Jumat (01/10/2021).

Baca Juga: Inspektorat Sumenep Periksa Saksi-saksi Kasus ASN Asyik Berduaan Dengan Janda di Kosan

Kecelakaan itu berawal ketika bus mini melaju dari arah timur ke barat. Sedangkan sepeda motor melaju searah di depan bus mini. Namun tiba-tiba, pengendara sepeda motor berbelok ke arah utara.

"Karena jaraknya dekat dan sepeda motor berbelok mendadak, maka tabrakan tidak bisa dihindarkan. Bus mini menabrak sepeda motor dari belakang," ujarnya.

"Setelah itu, sopir bus mini membanting setir sehingga menabrak pohon mimba di utara jalan, kemudian bus mini pun terguling. Posisi bus mini berada di utara jalan," papar Widiarti.

Akibat kecelakaan tersebut, sopir bus mini mengalami luka lecet di bagian kaki. Kemudian dua penumpang bus mini mengalami luka, yakni Sumarni, mengalami luka robek di tangan kiri, kemudian Sitti Aminah mengalami nyeri dada.

"Semuanya dirawat di Puskesmas Bluto. Sedangkan pengendara sepeda motor meninggal dunia di Puskesmas Bluto," kata Widiarti

Baca Juga: Empat Desa di Sumenep Belum Menikmati Listrik, Mahasiswa Demo Bupati

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait