alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Penanganan Covid-19 di Indonesia Terus Membaik, Kasus Kematian di 15 Provinsi 0 Persen

Muhammad Taufiq Minggu, 10 Oktober 2021 | 16:47 WIB

Penanganan Covid-19 di Indonesia Terus Membaik, Kasus Kematian di 15 Provinsi 0 Persen
Ilustrasi Vaksin Covid

Kasus kematian akibat Covid-19 di 15 provinsi sudah 0 persen. Artinya kondisi pandemi di Indonesia ini sudah tertangani dengan baik.

SuaraJatim.id - Kasus kematian akibat Covid-19 di 15 provinsi sudah 0 persen. Artinya kondisi pandemi di Indonesia ini sudah tertangani dengan baik.

Hal ini disampaikan oleh Epidemiologi Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia (UI) Iwan Ariawan. Ia menjelaskan, 15 provinsi itu yakni Sumatera Utara, Jambi, Bengkulu, Lampung, Bangka Belitung, Banten, Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, Sulawesi Selatan, Gorontalo, Sulawesi Barat, Maluku, Maluku Utara, Papua, dan Papua Barat.

Selain itu, penambahan kasus positif COVID-19 beberapa waktu terakhir berkisar di angka seribu-an kasus. Per Sabtu 9 Oktober 2021 kasus positif COVID-19 di Indonesia bertambah 1.167.

Sedangkan per Jumat 8 Oktober 2021, kasus positif COVID-19 bertambah 1.384 pasien. Kondisi tersebut pun dinilai membuktikan penanganan COVID-19 di Indonesia sudah baik.

Baca Juga: Kesadaran Masyarakat Lumajang Meningkat, Tapi Vaksinya yang Terlambat

"Kematian nol berarti kasus baru COVID-19 di populasi sudah rendah dan penanganan kasus sudah baik. Saat ini secara umum dapat dikatakan wabah COVID-19 di Indonesia sudah terkendali," tutur Iwan.

Menurut dia, kenaikan kasus COVID-19 di beberapa negara Asia dapat berdampak pada risiko kenaikan kasus di Tanah Air, jika Indonesia tidak menjaga ketat perbatasan internasional. Dia menilai Indonesia perlu melakukan itu, agar tidak ada kasus COVID-19 dari negara lain yang masuk ke Tanah Air.

"Meskipun wabah COVID-19 di Indonesia sudah terkendali, dimana kurang lebih satu bulan kasus dapat dipertahankan terus rendah, tetapi risiko lonjakan kasus masih ada jika kita tidak berhati-hati," ucap dia menegaskan.

Ia mengingatkan bahwa terkendalinya wabah COVID-19 saat ini, akibat pengendalian mobilitas dan aktivitas penduduk, penerapan protokol kesehatan, peningkatan pelacakan kasus dan kontak erat serta vaksinasi. ANTARA

Baca Juga: Dukung Pemberian Vaksin Gratis Warga Solo, PMS Gandeng iDexpress

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait