Belum Padam, Kobaran Api Terus Merembet di TNBTS Meski Tim Gabungan Dikerahkan

TNBTS tutup 3 jalur wisata Bromo (Jemplang, Coban Trisula, Senduro) akibat kebakaran hutan di Blok Bantengan yang belum padam sejak Senin. (137 karakter)

Ronald Seger Prabowo
Selasa, 04 Agustus 2026 | 20:44 WIB
Belum Padam, Kobaran Api Terus Merembet di TNBTS Meski Tim Gabungan Dikerahkan
Kobaran api masih terlihat di Blok Bantengan yang berada di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS), Selasa (4/8/2026). ANTARA/HO-Tangkapan layar video Balai Besar TNBTS
Baca 10 detik
  • Balai Besar TNBTS menutup tiga akses wisata Bromo sejak 4 Agustus 2026 akibat kebakaran hutan.
  • Kebakaran di Blok Bantengan meluas ke Watu Gede karena medan curam dan tiupan angin kencang.
  • Tim gabungan terus berupaya memadamkan api sementara penyebab kebakaran masih dalam proses penyelidikan pihak berwenang.

SuaraJatim.id - Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) menutup tiga jalur akses wisata menuju Gunung Bromo menyusul kebakaran hutan yang masih berlangsung di Blok Bantengan, kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru.

Penutupan berlaku mulai Selasa (4/8/2026) pukul 22.00 WIB hingga waktu yang belum ditentukan.

Tiga jalur yang ditutup meliputi akses melalui Jemplang dan Coban Trisula di Kabupaten Malang serta jalur Senduro di Kabupaten Lumajang.

Meski demikian, wisatawan masih dapat mengunjungi kawasan Gunung Bromo melalui jalur Cemoro Lawang di Kabupaten Probolinggo dan Wonokitri di Kabupaten Pasuruan.

Baca Juga:Jip Hantam Tebing di Jalur Wisata Gunung Bromo, Sopir dan Wisatawan Tewas

Keputusan tersebut diambil karena kebakaran yang terjadi sejak Senin (3/8) sore masih belum berhasil dipadamkan.

Kepala Bagian Tata Usaha Balai Besar TNBTS Bambang Suriyono mengatakan kobaran api terus meluas hingga mencapai kawasan Watu Gede.

"Api sudah sampai ke Watu Gede dan hingga kini masih belum padam," kata Bambang, Selasa.

Menurutnya, tim gabungan masih melakukan upaya pemadaman dengan melibatkan Pemandu Pendakian Gunung Semeru Terdaftar (PPGST), masyarakat Desa Ngadas di Kabupaten Malang, masyarakat Desa Ranu Pani di Kabupaten Lumajang, personel TNI, serta dukungan peralatan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Malang dan BPBD Kabupaten Probolinggo.

Proses pemadaman di lapangan menghadapi sejumlah kendala, terutama kondisi medan yang curam dan berbentuk tebing serta hembusan angin yang menyebabkan api cepat merambat. Karena itu, petugas mengutamakan aspek keselamatan selama operasi berlangsung.

Baca Juga:Bromo Memilih Sunyi: Saatnya Alam Menarik Napas Sejenak Setelah Digempur Ribuan Wisatawan

Balai Besar TNBTS juga masih menyelidiki penyebab kebakaran yang melanda Blok Bantengan. Hingga kini, belum ada kesimpulan mengenai sumber munculnya api.

Pihak TNBTS berharap masyarakat turut mendukung upaya penanganan kebakaran agar api dapat segera dipadamkan sepenuhnya dan aktivitas wisata di kawasan Bromo kembali berjalan normal.

[ANTARA]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini