Berkat Laporan BNI, Oknum Agen Nakal Satu Per Satu Diringkus di Jember

Kejati Jatim menetapkan Siti Kholijah sebagai tersangka baru dalam kasus korupsi KUR BNI Cabang Jember.

Wakos Reza Gautama
Jum'at, 18 September 2026 | 10:49 WIB
Berkat Laporan BNI, Oknum Agen Nakal Satu Per Satu Diringkus di Jember
Pengusutan dugaan korupsi penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) Mikro di Jember terus berkembang. Kejaksaan Tinggi Jawa Timur (Kejati Jatim) kembali menetapkan satu tersangka baru sehingga total tersangka dalam perkara tersebut kini menjadi lima orang. [IST]
Baca 10 detik
  • Kejati Jatim menetapkan Siti Kholijah sebagai tersangka baru dalam kasus korupsi KUR BNI Cabang Jember.
  • Aksi pencatutan debitur fiktif oleh pelaku selama periode 2021–2023 menyebabkan kerugian negara sebesar Rp41,48 miliar.
  • Manajemen BNI melaporkan temuan internal ini dan merombak sistem penyaluran demi mencegah kasus serupa terulang.

SuaraJatim.id - Tabir gelap skandal korupsi penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) Mikro pada PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk Kantor Cabang Jember kian terkuak.

Kejaksaan Tinggi Jawa Timur (Kejati Jatim) resmi menetapkan satu tersangka baru bernama Siti Kholijah, yang berperan sebagai Collection Agent (agen penagih).

Penetapan Siti Kholijah menambah daftar panjang komplotan pembobol dana subsidi rakyat tersebut menjadi total lima orang tersangka, di mana empat di antaranya merupakan agen pihak ketiga.

Kejati Jatim membeberkan peran krusial Siti Kholijah dalam mengelabui sistem perbankan. Tersangka diduga mencatut identitas warga tanpa hak untuk menciptakan debitur fiktif, merekayasa data profil usaha calon peminjam, hingga mengakali proses verifikasi agar dana pinjaman lolos pencairan.

Baca Juga:KA Ijen Ekspres Tertemper Mobil di Jember, Satu Orang Tewas Meninggal

Lebih lancung lagi, dana KUR yang seharusnya masuk ke kantong para pelaku usaha mikro justru dikuasai sepenuhnya oleh sang agen.

Tersangka menyita buku tabungan dan kartu ATM debitur, lalu menggunakan uang tersebut untuk menutupi kredit macet lain serta dinikmati untuk kepentingan pribadi.

Aksi pembobolan dana perbankan periode 2021–2023 ini menelan kerugian negara yang fantastis. Berdasarkan audit resmi Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Perwakilan Jawa Timur, total kerugian mencapai Rp41,48 miliar.

Terbongkarnya skandal mega-miliaran ini sejatinya bermula dari langkah proaktif BNI sendiri. Alih-alih menutup-nutupi, manajemen bank plat merah tersebut justru membawa temuan penyimpangan internalnya langsung ke meja hijau aparat penegak hukum.

Corporate Secretary BNI, Okki Rushartomo, menegaskan bahwa pelaporan ini merupakan bukti nyata komitmen perusahaan dalam memberantas tindak pidana perbankan tanpa pandang bulu.

Baca Juga:Tragedi KM Virgo di Masalembo: Tiga Warga Jember Masih Hilang, Petugas Kumpulkan Data Fisik DVI

“Kasus ini murni berawal dari temuan audit internal BNI yang langsung kami laporkan kepada aparat penegak hukum. BNI berkomitmen bersikap terbuka, kooperatif, dan mendukung penuh tindakan tegas terhadap siapa pun yang terbukti melakukan pelanggaran,” ujar Okki.

Sebagai bentuk sanksi internal, BNI juga telah menindak tegas sejumlah oknum pegawai di lingkungan Kantor Cabang Jember yang terbukti lalai atau terlibat dalam perkara ini.

Buntut dari kasus ini, BNI merombak total sistem penyaluran KUR agar celah serupa tidak lagi dapat dimanfaatkan pihak luar yang nakal.

“Kami terus memperkuat tata kelola, mulai dari analisis kredit tatap muka langsung, penguatan validasi data, digitalisasi proses, hingga audit berkala. BNI memegang teguh prinsip zero tolerance terhadap fraud agar program KUR benar-benar menyentuh masyarakat yang berhak,” imbuh Okki.

Saat ini, Kejati Jatim tengah berkoordinasi intensif dengan BNI untuk melakukan pelacakan aset (asset tracing) milik para tersangka demi memulihkan kerugian keuangan negara.

Kendati telah menyandang status tersangka, seluruh pihak yang terseret tetap berhak atas asas praduga tak bersalah (presumption of innocence) hingga keluarnya putusan pengadilan berkekuatan hukum tetap (inkrah).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini