alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Resmikan Groundbreaking Smelter Freeport di Gresik, Jokowi: Serap 40 Ribu Tenaga Kerja

Muhammad Taufiq Selasa, 12 Oktober 2021 | 19:48 WIB

Resmikan Groundbreaking Smelter Freeport di Gresik, Jokowi: Serap 40 Ribu Tenaga Kerja
Presiden Joko Widodo (Jokowi) melakukan groundbreaking atau peletakan batu pertama pembangunan Smelter PT Freeport Indonesia di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK), Gresik, Jawa Timur, Selasa (12/10/2021). (istimewa)

PT Freeport Indonesia resmi melakukan groundbreaking pembangunan pabrik smelter di kawasan Java Integrated Industrial and Port Estate (JIIPE).

SuaraJatim.id - PT Freeport Indonesia resmi melakukan groundbreaking pembangunan pabrik smelter di kawasan Java Integrated Industrial and Port Estate (JIIPE).

Dalam peresmian itu, Presiden Joko Widodo (Jokowi) hadir dan secara resmi melakukan groundbreaking. Mantan Gubernur DKI Jaya itu menyatakan nilai investasi groundbreaking pabrik smelter tersebut mencapai Rp 42 triliun.

Kemudian, sesuai site plann-nya keberadaan pabrik smelter itu, mampu mengelolah konsentrat 1,7 juta ton pertahunnya.

Diharapkan, pembangunan akan menjadi stimulus perbaikan iklim investasi nasional. Apalagi nilai investasi smelter Rp 42 triliun dan bisa menyerap 40 ribu tenaga kerja.

Baca Juga: Menteri Erick Thohir Sebut Smelter Tembaga Freeport Bisa Hasilkan 35 Ton Emas per Tahun

"Nilai investasinya sangat fantastis dan nilai tambahnya juga besar. Saat konstruksi saja menyerap 40 ribu tenaga kerja," kata Jokowi seperti dikutip dari beritajatim.com, jejaring media suara.com, Selasa (11/10/2021).

Jokowi mengatakan, dirinya meminta agar setelah beroperasi. Ada hilirisasi pertambangan nasional. Untuk itu, pemerintah tidak ingin Indonesia menjadi ekspor row material tambang.

"Jangan sampai terjadi hilirisasi di negara lain seperti di Jepang dan Spanyol. Karena itu, harus ada nilai tambah bagi rakyat Gresik dan sekitarnya," ujarnya.

Diakui Jokowi, saat ini Indonesia adalah satu dari tujuh negara penghasil tambang terbesar di dunia. Dirinya, menyanyangkan bila pertambangan tidak bisa memberikan manfaat sebesar-besarnya rakyat Indonesia.

"Semenjak kita berhasil merebut 51 persen saham freeport, maka komitmen pemerintah adalah memaksimalkan manfaat kepada rakyat Indonesia," ujarnya.

Baca Juga: Dipenjara Gara-gara Kritik, Jokowi Teken Keppres Amnesti Agar Saiful Mahdi Dibebaskan

Presiden Jokowi juga meminta kepada Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dan Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani untuk menyiapkan sumber daya manusia (SDM).

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait