alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Kaca Bus Baru Arema FC Diserang Beberapa Orang Beratribut Persebaya

Muhammad Taufiq Kamis, 21 Oktober 2021 | 12:40 WIB

Kaca Bus Baru Arema FC Diserang Beberapa Orang Beratribut Persebaya
Bus Arema FC Diserang, Kaca Depan dan Samping Hancur saat singgah di depan Hotel New Saphir, Yogyakarta, Rabu (20/10/2021) malam. [Tangkapan layar Instagram Story/@juaragan_99]

Di grup-grup media sosial warga Malang sedang viral bus pemain Arema FC diserang sejumlah oknum suporter pada Rabu (20/10/2021).

SuaraJatim.id - Di grup-grup media sosial warga Malang sedang viral bus pemain Arema FC diserang sejumlah oknum suporter pada Rabu (20/10/2021).

Para penyerang disebut-sebut memakai atribut bendera Bonek--suporter Persebaya Surabaya. Namun sampai sekarang itu baru informasi sepihak dari Arema, belum ada taggapan dari Bonek.

Penyerangan sendiri terjadi di depan Hotel New Saphire, Yogyakarta. Media Officer Arema FC Sudarmaji menyerahkan proses pengusutan kasus ini ke PSSI dan LIB.

Tujuannya, kata dia, agar tidak terjadi reaksi yang tidak diinginkan atas kejadian ini dari para suporter.

Baca Juga: Bus Arema FC Diserang, Manajemen: Kami Imbau Aremania Menahan Diri

"Tentu saja kami sangat menyayangkan dan mengutuk kejadian tersebut karena menciderai semangat kompetisi. Arema FC akan berkirim surat hari ini ke PSSI dan LIB agar segera menindaklanjuti supaya tidak timbul reaksi dari kejadian tersebut," katanya, Kamis (21/10/2021).

Sudarmaji pun menyebut, atas peristiwa itu menganggu konsentrasi tim kesebelasan Ongis Nade dalam lanjutan Liga 1 2021.

"Dan kami mengimbau kepada Aremania pecinta Arema di manapun berada untuk menahan diri. Kami sangat ingin menjaga kondusifitas serta menyelamatkan kompetisi," tambah Sudarmaji.

Sementara itu, Sudarmaji juga menambahkan, karena kejadian ini termasuk tindak kriminal, Sudarmaji telah melaporkan kejadian ini ke polisi.

"Kami juga melaporkan ke pihak berwajib agar diproses secara hukum," kata dia.

Baca Juga: Geram Bus Arema Diserang, Presiden Arema FC: Fanatik Boleh, Arogan dan Anarkis Jangan!

Sudarmaji menambahkan, seharusnya kejadian ini tidak perlu terjadi. "Karena regulasi kompetisi yang dengan tegas melarang supporter tidak hadir di stadion harusnya juga disikapi dengan bijak, tidak ada alasan gesekan dalam hal apapun karena semangat sepak bola adalah semangat kebersamaan," katanya.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait