alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Kronologis TNI AL Hajar Anggota Satpol PP di Pos Jaga Kantor Wali Kota Mojokerto

Muhammad Taufiq Minggu, 24 Oktober 2021 | 07:04 WIB

Kronologis TNI AL Hajar Anggota Satpol PP di Pos Jaga Kantor Wali Kota Mojokerto
Anggota Satpol PP Kota Mojokerto Angga Ardiyan dihajar anggota TNI AL [Foto: Suarajatimpost]

Seorang anggota Satpol PP Kota Mojokerto dihajar anggota TNI AL setempat hingga babak belur. Ia harus dirawat di rumah sakit sebab menderita luka.

SuaraJatim.id - Seorang anggota Satpol PP Kota Mojokerto dihajar anggota TNI AL setempat hingga babak belur. Ia harus dirawat di rumah sakit sebab menderita luka.

Anggota bernama Angga Ardiyan itu menderita luka di pelipis sebelah kanan dan harus dijahit. Angga mengalami luka-luka setelah dihajar ramai-ramai oleh anggota TNI dan kawannya.

Bagaimana kronologis kasus ini? Angga Ardiyan menyampaikan, peristiwa itu berawal dari kecelakaan lalu lintas yang terjadi di depan Kantor Wali Kota Mojokerto pada hari Jumat (22/10/2021) sekitar pukul 17.30 WIB kemarin.

"Saat itu saya beserta seorang rekan sedang jaga piket masuk siang. Tiba-tiba di depan kantor pemkot arah putar balik ada insiden kecelakaan yang melibatkan sepeda motor yang dikendarai seorang ibu dan anaknya dengan kendaraan di depannya," kata Angga, seperti dikutip dari suarajatimpost.com, jejaring media suara.com, Minggu (24/10/2021).

Baca Juga: Oknum TNI Penganiaya Satpol PP Mojokerto Dipolisikan

Lebih lanjut dikatakannya, ibu ini sudah diingatkan polisi cepek untuk berhenti tapi malah menerobos sehingga terjadi kecelakaan.

"Akibat kejadian tersebut, lanjut Angga, si ibu jatuh terpental sampai depan pos. Lalu ia berusaha menolongnya. Bukannya berterima kasih, si ibu tersebut malah datang menghampirinya dengan marah-marah," katanya menegaskan.

Masih menurut Angga, ia berniat membantu malah dikiranya saya yang menabrak. Tapi setelah dijelaskan polisi cepek dan warga sekitar akhirnya ibu itu minta maaf sama saya.

"Tak berhenti di situ, permasalahan kembali berlanjut saat saya meminta kartu identitas si ibu untuk penyelesaian secara damai dengan korban. Saya bilang kalau ibu gak mau menyerahkan KTP, ini kan ada CCTV malah nanti ibu kena tilang. Lantas beliaunya marah-marah dan bilang nanti kesini lagi," jelasnya.

Sekitar pukul 20.45 malam, ibu itu memang datang bersama suami dan temannya yang mengaku oknum TNI berpangkat Letkol. Tanpa basa-basi kedua orang ini kemudian menghujani pukulan secara bertubi-tubi hingga ia mendapatkan luka parah di bagian wajah.

Baca Juga: Ashanty Bedah Rumah Penggembala Hewan Ternak di Mojokerto

"Kejadian itu terjadi pos jaga pintu masuk Kantor Wali Kota Mojokerto, Jalan Gajah Nomor 145 Kota Mojokerto," ujarnya.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait